Bupati Madina: Karang Taruna Berperan Wujudkan Cita-cita Pembangunan

0
201

PANYABUNGAN,- Bupati Mandailing Natal (Madina), Muhammad Jafar Sukhairi Nasution menghadiri acara pembukaan Temu Karya Karang Taruna periode 2021-2026 yang dilaksanakan pada Kamis (21/10/2021).

Acara tersebut dilaksanakan di Aula Hotel D’San, Dalan Lidang, Panyabungan dengan mengusung tema “Peran Aktif Karang Taruna Menuju Kesejahteraan Sosial Yang Berkesinambungan”.

Tampak juga hadir Sekretaris Umum Karang Taruna Provinsi Sumatera Utara, M. Akhiruddin Nasution beserta rombongan. Dan juga perwakilan beberapa organisasi di Madina, serta perwakilan pengurus Kecamatan Karang Taruna sebagai peserta Temu Karya.

Dalam laporannya, Ahmad Sarqawi Nasution selaku Ketua Panitia menyampaikan, Temu Karya karang Taruna untuk periode 2021-2026 diikuti 18 pengurus Kecamatan dari total 23 Kecamatan yang ada di Madina, sehingga telah memenuhi persyaratan untuk dilaksanakannya agenda tersebut.

“Terima kasih atas kehadiran Sekretaris Umum Karang Taruna Provinsi beserta rombongan, begitu juga dengan Bapak Bupati Madina yang merupakan Pembina Karang Taruna Madina. Terima kasih juga kami sampaikan kepada rekan-rekan panitia yang telah berusaha semaksimal mungkin demi terlaksananya acata kita ini. Perlu kami sampaikan, bahwa acara Temu Karya ini dihadiri oleh 18 pengurus Kecamatan sebagai peserta. Dan jumlah tersebut telah memenuhi persyaratan untuk terlaksananya acara ini,” ucapnya.

“Harapannya, semoga siapapun yang terpilih sebagai Ketua nantinya, agar bisa menjadi pemersatu pemuda di Mandailing Natal dan bisa sejalan dengan tema kita, yaitu Peran Aktif Karang Taruna Menuju Kesejahteraan Sosial Yang Berkesinambungan,” tuturnya.

Ketua Karateker Karang Taruna Kab. Madina, Andi Suhandi Harahap berharap, Ketua terpilih harus memegang prinsip bahwa Organisasi Karang Taruna merupakan wadahnya pekerja sosial dan tidak bergantung pada APBD.

“Ketua terpilih nantinya jangan hanya. Bergantung pada Dana Hibah dan APBD. Karena ruh kita bukan di situ. Kita ini pekerja sosial.

“Dan lagi, di sini, kita mengetahui ada kearifan lokal yang harus kita junjung tinggi, yaitu Naposo Nauli Bulung. Nah, pesan saya, Karang Taruna kedepannya harus bisa beriringan dengan Naposo Nauli Bulung. Kita ciptakan Naposo Nauli Bulung sebagi objek kegiatan dari Karang Taruna. Karena bagaimanapun, Naposo Nauli Bulung itu secara otomatis adalah Karang Taruna itu sendiri. Apalagi, Naposo Nauli Bulung sudah ada terlebih dahulu dibanding Karang Taruna, bahkan sebelum Indonesia merdeka,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Umum Karang Taruna Prov. Sumatera Utara, M Akhiruddin Nasution. Dalam sambutannya, Akhiruddin menambahkan beberapa poin yang harus difokuskan dalam berorganisasi Karang Taruna.

“Karang Taruna sebagai Organisasi Sosial Pemuda yang dilindungi oleh Undang-Undang dan juga Peraturan Menteri, diantaranya UU Desa, UU tentang Pemerintahan Daerah, Permensos dan ada lagi Permendagri No.18, yaitu menempatkan Karang Taruna sebagai lembaga ketahanan desa. Untuk itu, Pemerintah Daerah sebagai pembina harus mengeluarkan SK pengurus Karang Taruna.

“Untuk itu, kita harus bisa bersinergi dengan Pemerintahan. Dan lagi, dalam ber-Karang Taruna, kita hanya harus fokus pada 4 poin. Yang pertama, perkuat Konsolidasi Organisisasi dengan membentuk pengurus Kecamatan dan Desa. Yang Kedua, Lakukan kegiatan Usaha Kesejahteraan Sosial, yaitu membantu tugas Pemerintah dalam mensosialisasikan program-programnya. Yang Ketiga adalah hidupkan usaha ekonomi produktif untuk membuka lapangan pekerjaan. Dan yang terakhir adalah membangun sinergi dengan Pemerintah. Baik di tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten dan lainnya,” jelas Akhiruddin.

Terakhir, akhiruddin juga berharap, melalui Temu Karya tersebut dapat melahirkan Ketua yang cerdas dan tidak hanya berpatokan pada tugas dan fungsi.

“Semoga nantinya terpilih ketua yang cerdas. Tidak hanya sekedar menjalankan tugas dan fungsi. Dan sebagai motivasi, kita harus ingat bahwa Karang Taruna Desa dari Madina ini pernah menjadi Juara di tingkat Nasional Karang Taruna Berprestasi Desa,” pungkasnya.

Bupati Madina, dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa peran Karang Taruna begitu signifikan membantu tugas Pemerintah mewujudkan cita-cita pembangunan daerah, khususnya dalam menanggulangi masalah sosial kemasyarakatan.

“Karang Taruna sangat diperlukan peran aktifnya untuk mewujudkan pembangunan daerah, khususnya menanggulangi masalah sosial kemasyarakatan. Sebagaimana tufoksinya, yaitu sebagai wadah generasi muda dalam rangka pengembangan SDM,” tuturnya.

“Harapan kami sebagai Pemerintah Daerah, semoga nantinya terpilih Ketua dengan sosok yang memiliki visi dan misi yang visioner, kapabel, dan berintegritas. Karena ke depannya, di tengah persaingan global, tantangannya akan jauh lebih kompetitif,” terang Sukhairi. (MN-07).