MADINA – Personel Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Krimsus Mabes Polri dikabarkan turun ke wilayah Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara, melalukan operasi penindakan Pertambangan Tanpa Izin (PETI).
Menurut informasi dihimpun di lapangan, tim Tipidter Krimsus Mabes Polri itu dipimpin oleh AKBP Fajar. Mereka sejak, Kamis (13/11/2025) berada di lokasi PETI Desa Tombang Kaluang, Batang Natal. Dikabarkan sudah dua unit alat berat excavator diamankan.
Sesuai dari informasi dari sumber terpercaya, Tim Tipidter itu juga telah memasang garis polisi pada dua unit excavator tersebut.

“Tim dari Mabes Polri yang turun itu ada sekitar enam orang menaiki mobil Innova Reborn warna hitam. Mereka dalam operasi itu, saya lihat kordinasi dengan Polsek Batang Natal,” kata sumber di lokasi.
Menurut sumber tersebut, dua alat berat yang diamankan itu sedang tidak beroperasi. Alat ditemukan dalam keadaan mesin mati tanpa ada aktivitas apapun di lokasi diduga lahan aktivitas PETI aktif tersebut.
“Saya menduga informasi penertiban ini sudah bocor ke penambang itu,” imbuhnya.
Sumber itu mengatakan, dua orang pria diduga bos tambang yang alatnya telah diamankan proses pemanggilan oleh Tim dari Tipidter Krimsus Mabes Polri. Kedua pria itu diduga berinisial S dan R.
Sementara itu, Plh Kasi Humas Polres Madina Ipda Fahrul Simanjuntak mengaku tidak mengetahui soal turunnya Tim dari Mabes Polri ke Madina melalukan penertiban PETI.
“Informasi yang disampaikan ini (Tim Mabes Polri penertiban) belum dapat kita pastikan apakah itu benar atau tidak, karena belum ada konfirmasi ke kita (Polres Madina),” ungkap dia. (FAN)











