MADINA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Utara mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina), pada Selasa (14/4/2026).
Berdasarkan laporan prakirawan, wilayah Madina diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini berpotensi disertai kilat/petir serta angin kencang. Peringatan tersebut berlaku mulai pukul 19.50 WIB hingga pukul 22.30 WIB.
Dalam peta pemantauan BMKG, Madina berada pada status waspada (zona orange) dan potensi perluasan (zona kuning). Berikut adalah rincian kecamatan yang terdampak:
Wilayah Peringatan Dini: Panyabungan Selatan, Panyabungan Barat, Kotanopan, Ulu Pungkut, Tambangan, Muara Sipongi, Batang Natal, Lingga Bayu, Natal, Ranto Baek, Sinunukan, Batahan, Muara Batang Gadis, Huta Bargot, Puncak Sorik Marapi, dan Naga Juang.
Wilayah Potensi Perluasan:
Panyabungan, Panyabungan Utara, Panyabungan Timur, Lembah Sorik Marapi, Bukit Malintang, Siabu, dan sekitarnya.

Menyikapi peringatan dini tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, Mukhsin Nasution, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau situasi di lapangan.
Meski hujan mengguyur dengan intensitas lebat dalam durasi yang cukup lama, Mukhsin mengaku bahwa hingga saat ini kondisi di berbagai titik masih terkendali.
“Sampai dengan saat ini, kami belum menerima laporan dari pihak kecamatan terkait adanya peristiwa bencana alam akibat cuaca sore hingga malam ini. Kami tetap mengimbau warga untuk waspada,” ungkapnya.
Masyarakat yang berada di wilayah rawan longsor dan banjir, terutama di wilayah pesisir dan perbukitan, diminta untuk tetap berhati-hati mengingat kondisi cuaca yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga menjelang tengah malam. (FAN)












