MADINA, Mohga – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengungkap data atas peran umat Islam dalam perputaran ekonomi di Indonesia terkhusus di Madina setiap tahunnya.
Wakil Ketua 1 Baznas Madina Amir Mahmud SAg MH mengatakan perputaran ekonomi yang digerakkan umat Islam terkhusus di Madina dalam setiap tahun berjumlah puluhan miliar rupiah.
Menurutnya, Baznas Madina telah memperoleh data zakat fitrah dan jumlah kurban tahun 2022 dan 2023 dari setiap petugas di desa/kelurahan seluruh Madina.
Amir menyebut dalam setiap tahun terjadi peningkatan yang signifikan.
Data zakat fitrah umat Islam di Madina tahun 2022 terdata hanya Rp 674 juta. Sementara setelah dimaksimalkan pendataan, zakat fitrah tersebut naik mencapai Rp 7,8 Miliar.
Kemudian jumlah data kurban 2022 yang masuk mencapai Rp 44 Miliar dan 2023 diperkirakan akan naik menjadi Rp 50 Miliar untuk belanja hewan kurban dari masing-masing peserta di desa maupun kelurahan.
“Peran umat Islam dalam perputaran ekonomi di Indonesia terkhusus di Madina sangat besar. Itu untuk bidang zakat fitrah dan kurban saja, apalagi di bidang lainnya seperti menjelang Ramadan hingga Idul Fitri,” terangnya, Rabu (28/6/2023) di Panyabungan.
Amir berharap umat Islam di Madina semakin giat dalam menunaikan kewajiban dan sunnah seperti berkurban untuk tahun ke tahun.
“Jika semakin giat dan aktif maka otomatis akan meningkat. Ini merupakan salah satu cara dalam menuntaskan dalam penurunan angka kemiskinan dan perbaikan gizi masyarakat di Kabupaten Madina,” terangnya. (MN-08)






