MADINA, Mohga – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 H sebagian harga kebutuhan pokok di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami peningkatan yang tinggi. Seperti harga cabai merah naik 100 persen.
Pantauan Mohganews di pasar lama Panyabungan, harga cabai merah baik yang sudah digiling maupun masih utuh atau bulat yaitu Rp 40 ribu perkilogram. Sedangkan pada Selasa (28/6/2023) kemarin harganya masih Rp 25 ribu perkilogram.
Selain cabai merah, harga bawang merah juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Dari 28 ribu menjadi 35 ribu sehari menjelang Idul Adha.
Patimah (42) pedagang sayur mayur di pasar lama mengaku kenaikan harga cabai, bawang dan sayuran lainnya baru terjadi hari ini.
“Hari ini banyak yang naik harga sayuran termasuk cabai merah. Naik 100 persen jika dibandingkan dari kemarin,” katanya, Rabu (28/6/2023).
Patimah akrab disapa Umak Raja ini menerangkan naiknya harga bahan pangan pokok tersebut akibat stok yang lebih sedikit.
“Saya, kan, ambil cabai dari Kecamatan Siborong-borong Tapanuli Utara. Cabai dari sana saat ini jumlah produksinya sedikit, makanya harga dinaikkan,” ujarnya.
Patimah juga mengakui, naiknya harga cabai hari ini tidak menjadi kendala bagi pembeli karena sangat dibutuhkan untuk memasak daging kurban besok.
“Harga naik, minat pembeli tidak menurun. Mungkin ya, karena dibutuhkan untuk bahan memasak daging kurban besok,” ungkapnya.
Sementara salah seorang pembeli cabai di tempat Patimah bernama Aisyah Lubis menyebut telah membeli cabai 0,5 kilogram untuk kebutuhan memasak daging kurban.
“Saya sudah membeli cabai merah giling setengah kilo seharga Rp 20 ribu. Ini untuk kebutuhan memasak daging kurban besok,” tuturnya.
Aisyah mengaku tidak merasa keberatan atas kenaikan harga cabai tersebut karena tahun ke tahun sudah menjadi kebiasaan.
“Apabila ada hari-hari besar, harga kebutuhan pangan pokok itu biasanya naik, makanya tidak diherankan lagi,” tutupnya. (MN-08)






