PALUTA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menggelar sosialisasi pengawasan pemilih partisipatif bagi pelajar dan mahasiswa se-Kabupaten Paluta, di Aula Hotel Mitra Jaya Gunungtua, Rabu Sore (7/02/2024).
Hadir dalam Acara, Ketua Bawaslu Paluta Panggabean, SH, MH., Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak Provsu sekaligus sebagai Nara Sumber yakni Dongan Nauli Siagian, Anggota Bawaslu Paluta Adek Hotma Rivai Harahap, SH., Kepala Sekretariat Bawaslu Paluta Efridar Hadisyahputra Hasibuan, SE, MM., Para Mahasiswa dan Pelajar se-Kabupaten Paluta, seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Paluta, dan tamu undangan lainnya.
Ketua Bawaslu Paluta dalam sambutannya menjelaskan, sosialisasi tersebut dilaksanakan dengan dasar bahwa Bawaslu memiliki peran dan fungsi meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat, mahasiswa dan Pelajar. Serta memberikan pemahaman kepada para pemilih muda akan pentingnya pesta demokrasi.
“secara fungsi, Bawaslu ada dalam pencegahan, pengawasan, penindakan dan penyelesaian sengketa. Secara umum memang Bawaslu yang mengawasi, tetapi dalam negara demokrasi sebenarnya masyarakatlah yang menjadi stakeholder atau pelaku utama pengawasan,”ujar Panggabean.
Karena itu, menurut Panggabean apa yang disampaikan kepada para pelajar dan mahasiswa merupakan hal penting untuk ikut menunjang pelaksanaan pemilu yang Luber (Langsung Umum Bebas Rahasia) Jurdil (Jujur dan adil) serta Demokratis.
“Kita memiliki tujuan agar masyarakat dapat mewujudkan pemilu yang berintegritas, membentuk kesadaran politik, mencegah terjadinya konflik dalam pemilu, menaikkan partisipasi publik dan yang terakhir juga mampu meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia ini,”jelasnya.
Pemateri Acara, Dongan Nauli Siagian menyampaikan, dalam negara demokrasi, pemilu merupakan wadah untuk warganya setiap lima tahun sekali.
“mendukung program Bawaslu adalah hal yang selaras dengan pembelajaran kontekstual dan aplikatif yang dilaksanakan di sekolah dan kampus,”ucapnya.
Dijelaskannya, pengawasan pemilih partisipatif bagi pelajar dan mahasiswa pada pemilu ini sangat penting dilaksanakan. Supaya tidak terjadi para generasi muda tidak paham dengan politik dengan alasan tidak mengetahui.
“Kepada pemilih muda, baik pelajar maupun mahasiswa yang berhadir dalam sosialisasi hari ini agar dapat berpartisipasi dan ikut serta memberikan hak pilih dalam memilih pemimpin,”pungkasnya. (DSP)






