MADINA – Bawaslu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan Launching Kampung Pengawasan Partisipatif sekaligus deklarasi pilkada damai dan tolak politik uang di Desa Laru Baringin, Kecamatan Tambangan, Minggu (10/11/2024).
Kampung pengawasan partisipatif ini bertujuan untuk menciptakan pilkada damai yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024, dan bebas dari berita hoax, politik uang juga terhindar dari pelanggaran-pelanggaran Pemilu. Hadir dalam launching ini peserta meliputi Camat Tambangan beserta Forkopincam, kepala desa se-Kecamatan Tambangan, perwakilan KPU Madina, Polres Madina diwakili oleh Polsek Kotanopan, Koramil 14 Kotanopan, perwakilan Panwaslucam se-kabupaten Mandailing Natal beserta masyarakat setempat.
Komisioner Bawaslu Provinsi Sumatra Utara, Joko Arif Budiono dalam pidatonya menjelaskan bahwa Desa Laru Baringin kecamatan Tambangan dipilih bukan secara tiba-tiba namun dipilih secara inklusif dan Desa Laru Baringin diketahui Desa yang terbuka.
Selain itu, Joko Arif Budiono juga menjelaskan pentingnya memahami informasi dengan baik agar terhindar dari berita-berita hoax yang bisa memicu perpecahan di kalangan masyarakat.
Bambang Saswanda, komisioner Bawaslu Madina selaku penanggung jawab Launching Kampung Pengawasan partisipatif sekaligus Deklarasi Pilkada Damai dan Tolak Politik Uang menerangkan bahwa acara berlangsung dengan aman, lancar dan sesuai dengan yang diharapkan. Ia berharap semua masyarakat turut menyukseskan Pilkada serentak dan berpartisipasi melakukan pengawasan. (SDL)












