SIABU, – musibah banjir melanda empat desa di Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Jumat malam (13/8/2021) sekitar pukul 19.30 Wib.
Banjir disebabkan hujan deras mulai Kamis sore (12/8) hingga Jumat, mengakibatkan anak sungai di Desa Sibaruang meluap, dan drainase di sepanjang jalan protokol di Desa Hutapuli tersumbat.
Ada empat desa yang terkena dampak banjir, yaitu Desa Hutapuli, Hutaraja, Sibaruang, dan Desa Sihepeng Sada. Tidak ada korban jiwa tetapi ada ratusan rumah yang terendam dan beberapa unit rumah rusak berat karena dihantam arus air.
Informasi dihimpun dari Camat Siabu, Ali Himsar Nasution. Ia menjelaskan peristiwa ini berawal dari meluapnya sungai di Desa Sibaruang akibat hujan deras sejak Kamis sore kemarin, ditambah drainase sepanjang jalan protokol lintas Sumatra Desa Hutapuli tersumbat. Karenanya, pemukiman dan rumah penduduk terendam air
“Pemukiman penduduk dan rumah warga terendam, ketinggian air mencapai 60 cm. Data sementara ada 210 rumah yang terendam, dan seratusan keluarga terpaksa mengungsi,” kata Camat
Ia mengatakan ratusan keluarga tersebut diungsikan ke rumah keluarga atau kerabatnya yang selamat dari banjir. Selain itu, bencana banjir ini juga menyebabkan 1 unit rumah rusak berat dan dan puluhan rumah rusak ringan.
“Data sementara ada 1 unit rumah rusak berat, kami juga masih melakukan pendataan rumah rusak ringan. Kemudian ada 3 unit sepeda motor hanyut terbawa arus air,” katanya
Camat juga mengungkapkan saat ini ratusan keluarga yang sempat diungsikan sebagian sudah kembali ke rumahnya dan membersihkan material sisa banjir, sedangkan sebagian masih tetap berada di rumah pengungsian.
“Upaya yang kami lakukan saat ini mendirikan posko kesehatan dan posko penanggulangan bencana. Pagi ini warga sudah mulai membersihkan material sisa banjir, dan sebagian warga yang mengungsi sudah kembali ke rumahnya,
“Saat ini kita sedang mengupayakan pendirian dapur umum,” pungkasnya. (MN-01)












