Banjir Dukungan, Prabowo-Gibran Sambut Kemenangan Satu Putaran

JAKARTA – Pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bersiap menyambut kemenangan Pilpres 2024 satu putaran. Pasalnya, Prabowo-Gibran terus dibanjiri dukungan masyarakat jelang hari pencoblosan pesta demokras mendatang.

Peneliti Senior Center for Political Communication Studies (CPCS), Hatta Binhudi menyampaikan, dukungan masyarakat Indonesia terhadap Prabowo-Gibran terus mengalir deras. Derasnya dukungan tersebut semakin memperkokoh posisi Menteri Pertahanan dan Walikota Solo tersebut untuk menjadi pemimpin Indonesia selanjutnya.

“Prabowo-Gibran diperkirakan bakal memenangkan Pilpres dalam satu putaran,” kata Hatta, dalam keterangannya, Senin (25/12/2023).

Di dalam survei yang diadakan CPCS periode 7-14 Desember 2023, Prabowo-Gibran terbukti unggul jauh dari duet koalisi PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo-Mahfud MD sekaligus pasangan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Prabowo mengantongi dukungan tertinggi dengan lebih dari 50 persen

“Elektabilitas pasangan nomor urut 2 naik dari 50,3 persen (November) dan kini mencapai 51,7 persen, elektabilitas Anies-Cak Imin mencapai 21,8 persen, terpaut tipis dari Ganjar-Mahfud sebesar 21,3 persen,” tutur Hatta.

Dukungan untuk Prabowo-Gibran terus melejit belakangan ini. Hal itu lantaran kerja nyata dan berdampak langsung kepada masyarakat Indonesia belakangan ini yang sudah dilakukan Prabowo-Gibran.

Adapun di antaranya, Prabowo-Gibran sudah menjalankan program makan siang dan pembagian susu gratis. Tak hanya itu, Prabowo terus meresmikan titik air bersih yang ada di Indonesia untuk membantu masyarakat Indonesia yang sedang dilanda kekeringan.

Maka dari itu, Hatta menyimpulkan, dengan kerja nyata dan elektabilitas tinggi, Prabowo-Gibran hampir bisa dipastikan akan memenangkan Pilpres 2024. Prabowo-Gibran yang tulus ikhlas bekerja untuk rakyat menjadi dambaan masyarakat untuk memimpin Indonesia di masa mendatang.

“Dengan masa kampanye yang sangat pendek, tersisa kurang dari dua bulan lagi, agak sulit bagi Anies-Cak Imin ataupun Ganjar-Mahfud untuk bisa mengejar ketertinggalan dari Prabowo-Gibran yang saat ini unggul jauh,” pungkasnya. (Red/Tribunnews/int)