MADINA, Mohga – AMT (30), seorang bandar narkoba jenis sabu-sabu yang baru saja tinggal di Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diamuk massa karena bebas mengedarkan narkoba, Minggu (20/8/2023) dini hari pukul 02.00 WIB.
Puluhan warga Parbangunan bersama Polsek Panyabungan dan Satuan Reserse Narkoba Polres Madina berhasil mengamankan AMT dan JK (25) diduga hendak membeli narkoba di rumah kos AMT.
AMT dikabarkan penduduk Kelurahan Pasar Hilir Kecamatan Panyabungan yang baru saja pindah ke Parbangunan. Sedangkan JK adalah warga Kelurahan Dalan Lidang.
Warga yang tiba-tiba datang ke rumah kontrakan AMT sempat melakukan tindakan pemukulan secara ramai-ramai akibat ulah AMT yang merusak marwah Parbangunan. Sementara JK, mobil Avanza yang dikendarainya juga diamankan oleh pihak kepolisian.
Polisi pun berhasil meredam amukan massa. Barang bukti sabu yang diamankan juga cukup banyak.
Jhon Parla (48) salah satu warga Parbangunan mengatakan, penggerebekan di rumah papan berlantai 2 area perkebunan warga itu dilakukan masyarakat karena dicuriga sebagai tempat transaksi jual beli narkoba.
“Kita mencurigai rumah ini karena sering dimasuki beberapa orang luar tiap malam. bahkan tak sedikit yang datang menggunakan mobil tengah malam, namun setelah kita intai beberapa hari ternyata di rumah ini digunakan sebagai sarang dan tempat jual beli narkoba,” katanya.
Jhon menyebut, rumah yang terletak di belakang bekas kantor Pengadilan Agama Panyabungan itu diketahui baru ditempati AMT sebulan yang lalu.
“Dia mengaku orang Pasar Hilir. Baru pindah ke sini sudah menodai kampung kami, tapi istrinya tidak ikut karena baru pisah katanya beberapa bulan lalu,” terangnya.
Rumah kontrakan itu terlihat berantakan dan rusak dibeberapa bagian termasuk kaca jendela yang pecah dan pakaian yang berantakan.
Dalam aksi penggrebekan, puluhan warga dan petugas Satnarkoba Polres Madina menyisir lokasi sekitar rumah untuk menemukan barang bukti lain yang sempat dibuang pelaku ke semak semak belakang rumah.
AMT dan JK beserta barang bukti pasca penggerebekan itu secara langsung dibawa pihak kepolisian ke Mapolres Madina untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Kasat Narkoba Polres Madina AKP Irwan yang dihubungi Mohganews sampai saat ini belum memberikan keterangan soal penggerebekan AMT dan JK. (MN-08)






