Baliho Ivan Iskandar “Patujoloon Mandailing Natal” Mejeng di Kotasiantar

MADINA – Spirit masyarakat Mandailing Natal (Madina) untuk terlibat dalam gerakan “Patujoloon Mandailing” semakin meluas, ini ditandai dengan antusias sejumlah warga di Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan gotong-royong mendirikan baliho, Senin (3/6/2024).

Isi atau teks “Patujoloon Mandailing” dan foto waketum Kadin Indonesia asal Desa Alahankae, Kecaman Ulu Pungkut, H. Ivan Iskandar Batubara selaku Ketua Program.

Selasa, (27/5/2024) pekan lalu, warga di Desa Maga Lombang juga berinisiatif untuk menaikkan baliho secara beramai-ramai sebagai tanda ikut mendukung gagasan bertajuk “Patujoloon Mandailing”.

Pendirian baliho di Halaman Bolak Sopo Godang Kotasiantar itu dilakukan oleh 10 orang lebih.

Ahmad Rizal Harahap (42), warga yang juga ikut terlibat mendirikan baliho itu menuturkan, ide untuk mendirikan baliho muncul dari diskusi sejumlah warga di kedai kopi.

Menurutnya, berita tentang warga Maga Lombang yang ramai-ramai membuat dan menaikkan sendiri baliho seperti itu sempat jadi perbincangan di awal diskusi.

“Kalau memang ada baliho seperti itu, kami siap gotong royong mendirikannya. Bagi kami, istilah “Patujoloon Mandailing” itu merupakan ajakan yang sangat baik dan cocok. Itu artinya mengedepankan Madina,” ungkap Rizal Harahap alias Joner.

Joner menambahkan, nama Ivan Iskandar Batubara sudah dikenal oleh sebagian warga Kotasiantar. Bahkan Ivan sering mengunjungi kelurahan tersebut.

“Nama Ivan Iskandar Batubara sudah tak asing di kampung ini. Bahkan beliau sudah sering datang berkunjung ke sini berkumpul bersama pihak pemangku adat,” ucapnya.

Warga lain bernama Ikhsan Lubis (48) juga berinisiatif ikut serta mendirikan baliho tersebut. Dia mengaku, hari sebelumnya sudah mendapat informasi soal pemasangan baliho “Patujoloon Mandailing”.

“Kemarin, saya sudah dengar soal rencana pasang baliho ini. Makanya, setelah dapat izin dari pihak Bagas Godang, saya datang melihat ke sini tadi siang, apakah baliho dan peralatan sudah tersedia. Rupanya, baru sore ada gerakan. Makanya, saya cepat-cepat ke sini. Biar bisa ikut bantu-bantu,” imbuh Ikhsan, tokoh pemuda Kotasiantar.

Baliho berukuran 3 x 4 meter itu ditempatkan di sisi kanan halaman Sopo Godang. Posisi baliho cukup bagus, orang-orang yang melintas dari arah barat di Jalan Sutan Kumala tang Dipertuan itu dapat melihatnya dengan sangat jelas. (FAN)