Atika Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Simangambat

MADINA, Mohga – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution pada Sabtu (11/3/2023) menyerahkan bantuan berupa sandang dan pangan terhadap dua keluarga korban kebakaran di Lingkungan I Kelurahan Simangambat Kecamatan Siabu.

Atika datang bersama rombongan OPD seperti Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, Kadis Kesehatan dan juga barisan Palang Merah Indonesia (PMI) menyerahkan bantuan tersebut di rumah tetangga Samhardi yang menjadi tempat pengungsiannya sementara.

Dalam penyerahan bantuan, Atika menyampaikan kedatangannya bertujuan untuk memberikan bantuan moril dan materil kepada korban musibah kebakaran.

“Memberikan dukungan moriil dan materiil seperti beberapa waktu lalu. Kita harus saling membantu dan menguatkan. Kami berdoa agar korban yang tertimpa musibah diberikan ketabahan. Semoga harta benda yang terbakar diganti dengan yang lebih baik lagi oleh Allah Swt,” ujar Atika.

Usai menyerahkan bantuan, Atika yang diwawancarai Mohga News berpesan kepada seluruh masyarakat Madina agar lebih berhati-hati lagi terkait hal yang belum dikuasai, apalagi persoalan listrik.

“Melalui kejadian ini, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Madina agar lebih waspada lagi. Apalagi kalau bidangnya tidak dikuasai, seperti contohnya listrik. Dan jika ada masalah, lebih baik serahkan kepada ahlinya. Sebelum tidur atau meninggalkan rumah, periksa kembali perihal stop kontak, setrika maupun kompor danmlainnya yang berpotensi menimbulkan percikan api,” imbau Atika.

Untuk informasi, musibah kebakaran yang menimpa dua keluarga, yaitu rumah milik Samhardi Nasution (50) yang ditinggali bersama istri dan dua orang anaknya. Api yang diduga diakibatkan oleh korsleting arus pendek listrik itupun melahap seluruh bagian rumah semi permanen itu.

Tak cukup sampai di situ, si jago merah juga menjalar dan melalap bagian dapur rumah milik tetangganya Tamrin (50).

Kebakaran diduga terjadi pada Jumat malam (10/03/2023) sekitar pukul 20:30 WIB. Warga yang menyadari kobaran itu pun berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Setelah menghubungi Pemadam Kebakaran unit Siabu, api kemusian berhasil dipadamkan sekitar pukul 21:15 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. (MN-07)