MADINA – beberapa anggota DPRD Madina dari Fraksi Partai Golkar beserta rombongan tertahan di jalan menuju Desa Simpang Duhu Kecamatan Ulupungkut dikarenakan longsor, Kamis malam (27/11/2025).
Desa Simpang Duhu salah satu desa yang terkena dampak bencana alam di Kabupaten Madina. Tiga anggota DPRD Madina yaitu Erwin Efendi Nasution, Jeni Saputra dan Hilmi Nasution. Mereka ke Desa Simpang Duhu untuk menemui langsung masyarakat korban sekaligus mengantarkan bantuan. Titik longsor tersebut tepatnya di Desa Patah Ajang, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
Aminuddin Batubara, Kepala Desa Simpang Duhu Lombang kepada wartawan menjelaskan warga yang berjumlah 500an jiwa terdiri dari 77 KK sudah tiga hari mengungsi di SDN Inpres yang ada di desa tersebut.
“Masyarakat diungsikan pasca cuaca ekstrem, terjadi genangan di atas pemukiman warga, yang sewaktu waktu bisa menimpa ke pemukiman. Makanya seluruh warga kita ungsikan terutama anak anak, lansia, perempuan. Laki laki tetap terjaga dan melihat ke perbukitan kondisi genangan air,” jelasnya.
Aminuddin mengatakan kedatangan Fraksi Partai Golkar DPRD Madina merupakan obat terhadap masyarakat yang terkena musibah.
“Atas nama masyarakat kami ucapkan terima kasih atas bantuannya. Apalagi kebutuhan di tempat pengungsian sudah mulai menipis,” ungkapnya.
“Kami turut berduka dan merasa prihatin dengan terjadinya bencana di Kabupaten Mandailing Natal maka dengan segenap kekuatan dan kemampuan kami akan mengunjungi saudara-saudari yang tertimpa bencana walaupun itu tidak harus di Dapil kami karena kami datang menyampaikan belasungkawa dan pangilan hati sekaligus membawa bantuan yang kami anggap perlu kepada korban dan keluarga yang terdampak serta berkomitmen untuk membantu dan mendukung upaya pemerintah dalam memberikan bantuan dan pemulihan kepada korban bencana,” ujar Erwin Nasution, wakil ketua DPRD Madina periode 2019-2024 ini. (FAN)






