PANYABUNGAN, – Ketua Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ali Anapiah SH meminta Polisi memeriksa pelaku yang menyerang aparat saat menjalankan tugas menangkap bandar narkoba di Desa Lumbandolok Kecamatan Siabu pada Kamis (24/3/2022) dini hari kemarin.

Ali menyebut, siapa pun yang melakukan penyerangan kepada aparat baik itu dari keluarga tersangka, Granat meminta supaya itu diperiksa dan diproses hukum.
“Polisi harus memeriksa keluarga tersangka yang menyebabkan terjadinya penganiayaan kepada aparat. Ini harus diproses. Kita prihatin polisi menjalankan tugas menangkap bandar narkoba malah dapat penyerangan,” kata Ali.
Selain itu, Ali Anapiah yang pernah duduk sebagai anggota DPRD Madina ini juga meminta Bupati Madina HM Ja’far Sukhairi Nasution agar memberhentikan tersangka AS dari pegawai honor di kantor Satpol PP Madina.
“Kami minta pak Bupati segera memecat tersangka dari pegawai honor. Ini membuat malu, karena bukan baru kali ini saja kejadian ada tenaga honor di Madina terlibat dengan peredaran narkoba. Pak Bupati kami minta harus bertindak tegas, siapa pun pegawai yang terlibat narkoba harus ditindak,” tegasnya
Terakhir, Ali Anapiah menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu tugas polisi memberikan informasi seputar peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Siabu.
Terpisah, tokoh masyarakat Madina, Ali Rahman Nasution SH mengaku prihatin peredaran narkoba di desa Lumbandolok, kampung asalnya itu
“Jujur, kejadian ini malu besar bagi kita semua, khususnya masyarakat Lumbandolok,” kata Rahman
Ia menyebut masyarakat Lumbandolok mendukung penuh kepolisian untuk menyelidiki peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Siabu, khususnya di Lumbandolok
“Kita mendukung penuh polisi menuntaskan persoalan narkoba ini. Karena, ancamannya nyata bagi masa depan generasi kita,” ucapnya. (MN-08)






