Terobos Genangan Air, Atika Cek Lokasi Langganan Banjir di Panyabungan

Daerah249 Dilihat

PANYABUNGAN, – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution mengecek langsung lokasi langganan banjir di pusat kota Panyabungan, Senin (9/8/2021). Ia beserta rombongan menerobos genangan air di badan jalan protokol pusat pemerintahan Kabupaten Madina itu

Wakil Bupati didampingi Camat Panyabungan, Idris Batubara dan beberapa pejabat pemerintahan lainnya. Atika Azmi tiba di lokasi tepatnya di sekitaran Madina Square pasar lama Panyabungan. Ketika itu badan jalan protokol tersebut digenangi air. Lalu Atika beserta rombongan melihat debit air sungai Aek Mata yang sedang naik.

Sejenak Wakil Bupati Madina memantau lokasi langganan banjir sambil berdiskusi dengan pejabat lainnya. Karena, lokasi tersebut sudah lama jadi langganan banjir setiap turun hujan

Camat Panyabungan, Idris Batubara menyebut kunjungan mendadak Wakil Bupati tersebut guna memastikan kondisi pusat kota yang sering jadi langganan banjir

“Ibu Wabup (Wakil Bupati) turun langsung karena beliau ingin memastikan kondisi di lokasi yang sudah lama jadi langganan banjir di pusat kota. Kami tadi informasikan, sesuai kunjungan bapak Gubernur Sumut pada akhir tahun 2020 beserta beberapa kepala dinas, Pemerintah Provinsi akan melakukan perbaikan permanen beberapa titik penyebab banjir, karena ini memang status bukan jalan kabupaten. Itu yang sedang kita tunggu,

“Tadi ibu Wabup meminta kita menyiapkan solusi jangka pendek (sebelum dilakukan perbaikan permanen). Beliau meminta Dinas PUPR, Lingkungan Hidup dan Dinas Perkim agar siaga mana kala banjir terjadi mengingat akan masuk musim hujan. Supaya semua instansi terkait siaga sehingga masyarakat tidak terdampak banjir,” jelas Idris Batubara.

Ia menambahkan dalam setahun belakangan kesadaran masyarakat terkhusus di pusat kota Panyabungan sebagai ibukota Kabupaten Madina sudah mulai meningkat.

“Kalau kesadaran warga sudah meningkat, masyarakat membuang sampah pada tempat yang tersedia. yang jadi persoalan fasilitas tempat pembuangan sampah sementara masih kurang sehingga sering terjadi sampah meluber ke badan jalan, dan dengan turunnya hujan sampah terbawa arus air dan menyebabkan sumbatan,” tambahnya. (MN-01)