Panyabungan| semenjak pasar baru Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terbakar pada tahun 2018 lalu. Pemerintah Kabupaten Madina telah melakukan relokasi tempat Pedagang yang baru di lapangan belakang pasar yang terbakar sembari menunggu pembangunan pasar baru yang sudah mulai dikerjakan
Sudah berjalan selama setahun, para pedagang pakaian tersebut mengeluh karena pembeli sangat sepi, bahkan ada yang gulung tikar dan sering tutup.
Salah Satu Pedagang pakaian bernama Gufron (49) mengaku sejak dipindahkan ke belakang, kondisi pasar sangat sepi.
”Di pintu masuk pasar sudah banyak kios yang membuka, kios yang bukan tempat relokasi dari pemerintah. Pembeli tak lagi datang ke pasar relokasi, mereka lebih memilih yang di pintu masuk,,” keluhnya kepada MohgaNews, Rabu (24/2/2021).
Ia mengungkapkan bahwa dalam sehari sampai seminggu, barang sering tidak terjual, bahkan disekitar kiosnya banyak yang sudah tutup.
”Sudah berat yang jualan ini dek, hari ini sudah sore dagangan belum ada yang laku . Pemilik kios yang disamping saya dia sudah lama tutup dan ada juga yang pindah ke depan,”keluhnya.
Namun, rasa sedihnya itu sedikit terbayar karena pembangunan pasar baru sudah berjalan.
”Alhamdulillah, pembangunan sudah dimulai, kami para pedagang hanya berharap kepada Pemerintah agar pembangunan cepat selesai dan tidak ada kendala,” harapnya. (MN-08)






