Panyabungan| kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Pidoli Dolok Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (2/11/2021) sekitar pukul 16.00 Wib

Korbannya adalah Alham Hasibuan (55), rumah panggung yang ia tempati bersama istri dan anaknya habis tinggal puing dan debu. Kini Alham dan istrinya Zubaidah (50) kehilangan tempat tinggal, tak ada yang bisa diselamatkan. Alham bersama istri dan 4 orang anaknya hanya bisa meratapi musibah yang menimpa mereka. Saat ini mereka terpaksa menumpang di rumah warga yang masih punya hubungan kerabat dengannya
Mengetahui kejadian kebakaran tersebut, anggota DPRD Madina dari Fraksi Partai Hanura, Eveline Sago SE langsung menurunkan bantuan kepada keluarga korban
Eveline memberikan bantuan paket sembako untuk keperluan selama beberapa waktu. Ia juga memberikan bantuan pakaian kepada korban, terkhusus bagi anak-anak korban, Eveline Sago memberikan seragam sekolah.
“Kita prihatin atas musibah yang menimpa keluarga pak Alham. Dia cuma pengembala ternak milik orang, sementara dia harus menghidupi 4 orang anak,
“Tentunya kita turut berduka atas musibah yang menimpa keluarga pak Alham, dan bantuan ini kiranya bisa bermanfaat untuk membantu kebutuhan pokok dan pakaian korban,” kata Eveline kepada MohgaNews
Alham didampingi istri dan anak-anaknya terharu saat menerima bantuan yang diserahkan Eveline Sago tersebut. Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian wakil rakyat yang belum pernah ia kenal itu
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan ibu Eveline Sago ini. Kami tidak bisa membalas apa-apa, kami berdoa semoga ibu dan keluarga sehat dan selalu dalam lindungan dan kasih sayang yang Maha Kuasa. Bantuan ini sangat berharga bagi kami,” kata Alham
Ia menceritakan, pada saat kejadian ia bersama istri dan anak-anaknya sedang mengembala ternak tak jauh dari rumahnya itu.
“Waktu kami sedang di lahan untuk memberi makan ternak, kami melihat ada kepulan asap, tapi kami belum yakin itu kebakaran rumah. Tapi karena asap makin besar, saya khawatir, karena saya lihat asal api dari sekitar rumah, saya bergegas ke rumah, dan ternyata benar rumah kami yang kebakaran,
“Gubuk ini milik kami, tapi tanahnya disewa, kami tidak punya apa-apa, sekarang semuanya sudah habis terbakar, pakaian sepotong pun tak bisa diselamatkan. Sekarang kami menumpang di rumah saudara sepupu,
“Kami hanya berharap ada bantuan sekedar membeli keperluan kayu agar bisa bangun tempat tinggal kami dan anak-anak,” ungkapnya terbata-bata. (MN-01)






