Panyabungan| Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengimbau masyarakat tidak berlebihan dalam menyambut tahun baru 2021 masehi dan meminta masyarakat tidak melakukan pesta poya-poya serta menghindari kerumunan
Hal itu disampaikan ketua MUI Kabupaten Madina H. Mahmuddin Pasaribu kepada MohgaNews di masjid agung Nur ala Nur Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan, Rabu (30/12/2020)
Di sisi lain, guru besar pondok pesantren Musthafawiyah itu mengimbau umat Islam Madina agar memperbanyak dzikir dan menghadiri pengajian, istighasah dan muhasabah.
“Kepada kaum muslimin dan muslimah khususnya di Madina kami dari MUI mengimbau menyambut tahun baru 1 januari 2021 yang bertepatan pada hari jum’at. Marilah kita menyambut tahun baru dengan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat, kita muhasabah kaji diri sehingga tahun 2021 bisa lebih baik. Kami mengimbau kita hindari pemborosan dengan cara menghamburkan uang untuk hal yang tidak berguna misalnya membeli terompet dan yang lain-lain hingga larut malam, hal demikian perbuatan yang tiada manfaat,
“Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” ucap H Mahmuddin Pasaribu.
Masih H Mahmuddin, ia meminta pergantian tahun mestinya menjadi momentum untuk merenungkan makna kehidupan, memohon ampun kepada Allah SWT, serta menetapkan komitmen untuk memperbaiki diri pada tahun berikutnya.
“Marilah kita semua menunjukkan toleransi, kerukunan antar-umat beragama, persatuan dan kesatuan bangsa, dalam bentuk melakukan gotong royong di lingkungan dan bersama-sama menjaga ketertiban, ketertiban, dan kedamaian,” tutupnya.(MN-08)






