MohgaNews|Madina – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis SH menerima aksi unjuk rasa dari aliansi masyarakat Madina bersatu menolak RUU HIP, Selasa (7/7/2020)
Setelah menanggapi tuntutan pengunjuk rasa, aksi damai tersebut melakukan pembakaran simbol atau bendera Partai Komunis Indonesia (PKI), dan Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis yang meminta sendiri agar dia yang membakar bendera yang dibawa massa ke lokasi aksi.
“Saya ingin menunjukka ke seluruh rakyat Madina bahwa tidak seorangpun anggota dewan yang mendukung RUU HIP. Karena itu saya sendiri yang akan melakukan pembakaran bendera PKI ini,” kata Erwin Efendi Lubis di hadapan massa. Tampak hadir di lokasi demo Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi SIK beserta jajarannya.
Erwin Efendi Lubis yang didampingi beberapa anggota dewan yaitu Sobir Lubis SH, Awaludin Nasution, dan Dedek Zainal.
Erwin Lubis menyebut penolakan RUU HIP akan mereka tindak lanjuti sesuai keinginan masyarakat Madina.
“Surat penolakan yang disampaikan ke DPRD tidak ada hak kami menolak, kami akan meneruskan ini ke Presiden dan DPR RI, dalam seminggu ini kami kirimkan. Jangan ada pemikiran saudara ini tidak kami lanjutkan, karena kami juga menolak keras RUU HIP ini,” ujarnya
Erwin juga menyampaikan terima kasih kepada aliansi masyarakat Madina bersatu menolak RUU HIP yang melakukan aksi unjuk rasa dengan damai. Ia meminta supaya masyarakat harus tetap berpikir objekti dalam situasi apapun.
“Mari kita tetap objektif, tidak boleh anarkis. Kami akan berusaha maksimal untuk memperjuangkan hak masyarakat. Yakinlah bahwa ini akan kami perjuangkan. Silahkan sampaikan aspirasi kepada kami, tetapi kita semua harus berpikir objektif jangan sekali-kali melakukan aksi anarkis,” pesannya. (MN-11)






