MADINA – Seekor buaya berukuran panjang sekitar 6 meter ditangkap masyarakat Desa Setia Karya, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (2/8/2025) sekitar pukul 19.30 WIB.
Buaya tersebut diduga pemangsa seorang pria warga Desa Setia Karya bernama Maskuddin (56), yang mengakibatkan lengan dan pahanya sebelah kiri terputus dan hilang.
Jasad Maskuddin saat itu ditemukan di sungai Batang Natal ilir tepatnya di Kampung Auon pada, Sabtu 28 Juli 2025 sekitar pukul 10.00 WIB, dalam kondisi tidak bernyawa oleh warga dibantu TNI-Polri yang bertugas di wilayah Kecamatan Natal.
Tewasnya Maskuddin akibat diterkam buaya diperkirakan terjadi pada Jumat 27 Juli ketika sedang bekerja mencari lokan di sungai tersebut. Jenazah korban saat itu tidak dilakukan langkah visum akibat pihak keluarga ikhlas menerima peristiwa itu.
Berselang lima hari setelah penemuan mayat tersebut, warga Kecamatan Natal kembali gempar akibat buaya bolak-balik di sungai Batang Natal. Buaya berukuran besar usia dewasa itu muncul sejak pagi hingga malam hari.
Menurut keterangan yang dihimpun dari warga Natal, buaya tersebut menunjukkan wujudnya kepada masyarakat. Buaya itu bolak-balik di sungai Batang Natal, berjarak 5-7 meter dari rumah almarhum Maskuddin.
“Di sini baru terlihat bahwasanya buaya itu terbukti beradat. Buaya itu menampakkan dirinya kepada warga tanpa ada perlawanan,” kata seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Sumber tersebut menjelaskan, masyarakat yang melihat buaya itu mulai dari pagi sampai sore tidak melakukan penangkapan. Warga pun sudah menyusun rencana, buaya itu akan ditangkap malam hari.
“Tadi sehabis salat magrib masyarakat menangkap buaya itu di pinggir sungai. Buaya tidak melawan, seakan sudah merasa bersalah. Panjang buaya tadi yang kami ukur sekitar 6 meter,” ujarnya.
Sumber juga mengaku masyarakat telah membelah perut buaya itu. Di dalam perut ditemukan tulang tangan dan kaki manusia yang diduga organ tubuh dari almarhum Maskuddin.
Masyarakat yang ikut menangkap tanpa melibatkan TNI-Polri akhirnya mengubur buaya tersebut di sebuah lahan perkebunan di Kecamatan Natal. (FAN)






