Pria Lanjut Usia di Sinunukan Diserang Buaya, warga: kami bisa mati sia-sia

MADINA – Awizar, pria berusia 63 tahun warga Desa Air Apa Kecamatan Sinunukan Kabupaten Madina menahan rasa sakit setelah diserang seekor buaya di sungai Batang Bangko pada saat dia mandi, Minggu (20/7/2025) pagi sekira pukul 5.30 Wib.

Akibatnya, pria lanjut usia ini mendapat luka robek di tangan, punggung dan pinggangnya. Ia dirawat di rumahnya setelah mendapat penanganan medis dengan 35 jahitan.

Menurut pengakuan warga, keberadaan buaya ini sudah mengkhawatirkan, apalagi sungai Batang Bangko selama ini dibuat warga sebagai tempat pemandian. Warga setiap waktu melihat buaya di sekitar sungai.

Ahmad Kauli, warga sekitar mengungkapkan kekesalannya karena sampai sekarang belum ada tindakan pihak terkait, dalam hal ini BKSDA maupun pemerintah daerah.

Ahmad Kauli, tokoh pemuda meminta Pemerintah segera menurunkan bantuan untuk menangani keberadaan buaya di sungai Batang Bangko

“Mulai dari seringnya Buaya menampakkan diri di dekat pemukiman warga hingga adanya korban salah satu dari warga Airapa Sinunukan, belum ada terlihat tindakan dari pemerintah ataupun pihak yang berwenang dalam menangani ini, adapun yang datang dari BKSDA beberapa bulan yang lalu cuma survey saja, tapi tidak ada tindakan nyata,” keluhnya

“Sementara warga sudah merasa ketakutan untuk pergi ke sungai, sebagian warga banyak yang mencari penghidupan dari mencari ikan di sungai. Kalau warga sendiri yang melakukan tindakan takutnya disangkakan dengan aturan undang-undang bahwa buaya spesies yang dilindungi. Atau kami harus menunggu mayat kami sia-sia begitu saja,” ungkapnya lagi dengan kesal.

Begitupun, Kauli bersama warga lainnya berharap situasi ini mendapat perhatian dari Pemkab Madina.

“Harapan kita kepada Pemkab Madina untuk gerak cepat dalam memberikan tindakan yang jelas untuk menangani predator air ini sebelum adanya korban selanjutnya,” harapnya. (MAD)