MADINA – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan 1 (Pangkogabwilham 1) Letnan Jenderal TNI Kunto Arief Wibowo berkunjung ke Markas Koramil 13 Panyabungan di Kelurahan Kayujati, Senin (24/3/2025).
Kedatangan Jenderal TNI pangkat bintang tiga ini ke Markas Koramil itu singgah sejenak dalam agenda Touring Wilayah Pertahanan. Letjen Kunto Arief Wibowo sebelumnya datang dari arah Kota Padangsidimpuan.
Kurang lebih 2 jam Letjen Kunto Arief bersama rombongan singgah di Markas Koramil 13 Panyabungan. Turut hadir Bupati Madina H. Saipullah Nasution, pejabat Kodim 0212 Tapsel, Danramil 13 Kapten Inf A.K Harahap, dan tamu lainnya berdiskusi dengan Kunto Arief.
Letjen TNI Kunto Arief Wibowo kepada wartawan mengatakan, kunjungannya itu adalah Touring Wilayah Pertahanan yang dinaunginya. Touring bertujuan bertemu dengan satuan TNI di wilayah, kemudian dengan pejabat pemerintahan untuk mensosialisasikan program nasional.
“Contohnya soal efisiensi kebijakan anggaran dari pemerintah pusat, kita cari solusi seperti percepatan pengelolaan sumber daya alam, dan keselarasan atas program pemerintah pusat ke pemerintah daerah,” kata Kunto Arief Wibowo.
Di sisi lain, Jenderal Bintang 3 itu menanggapi pertanyaan wartawan soal Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang kian marak di Madina. Kunto menyebut tambang Ilegal kalau dicari masalah, semua ada regulasi.
“Soal tambang ilegal ini, bupati juga ada wewenangnya, hingga ke Kementerian di Pusat. Pemerintah daerah juga sedang persiapan pembahasan soal sumber daya alam di Madina,” katanya.
Letjen Kunto Arief mengharapkan agar dalam program tata kelola sumber daya alam ini harus betul-betul dipertimbangkan.
“Kalau bisa kita tidak perlu tanpa explorasi, tapi kita bisa menghasilkannya. Tapi kalau harus explorasi, ada nilainya sendiri. Pertanggungjawaban perbaikan alam itu sendiri, kemudian manusianya harus ada hasil, seperti meningkatkan pendidikannya, taraf hidupnya, dan sebagainya,” tegas dia. (FAN)






