PALUTA – Sejumlah Aktivis Muda Padang Lawas Utara (Paluta) mengadakan diskusi sekaligus nonton bareng (nobar) debat capres di Cafe Hotel Mitra Gunungtua, Minggu (7/01/2024).
“Gerakan rakyat adalah roh dari Gerakan politik. Dan itu ada di AMIN. Selama ini perpolitikan atau pesta demokrasi lima tahunan alias pilpres semuanya terkapitalisasi dan terjebak dengan kepentingan-kepentingan penguasa,” ujar Sapri Sinaga
Lanjut Sapri Sinaga, dikatakannya, melalui AMIN rakyat akan kembali mendapatkan kedaulatannya.
“Saatnya rakyat menuntut kembali kedaulatannya yang selama ini terkoyak-koyak oleh kaum oligarki dan menitipkan amanat rakyat Indonesia kepada AMIN. Bangunkan, sadarkan, dan temani rakyat untuk merebut kedaulatannya,”ujarnya lagi.
Para Aktivis Muda Paluta optimis, bahwa setelah menyaksikan debat, jumlah pemilih mengambang akan berkurang di Kabupaten Padang Lawas Utara.
Hal serupa dikatakan Gomuk Nasution, rakyat sudah lelah menyaksikan berbagai akrobat politik dan menjadi objek politik, bukan menjadi subjek.
“Rakyat sudah lelah menyaksikan berbagai akrobat politik yang disajikan oleh para elite di republik ini. Saatnya rakyat yang punya harapan dan cita-cita untuk terwujudnya keadilan sosial di negeri ini mendapatkannya lewat Capres Anies Baswedan dan Cawapres Gus Muhaimin Iskandar,” pungkasnya. (DSP)






