MADINA, Mohga – Masyarakat Desa Huraba I dan Huraba II Kecamatan Siabu pada Minggu (12/11/2023) menggelar acara syukuran berupa makan bersama sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim di dua desa tersebut.
Hal itu dilakukan sebagai penebusan nazar (bayar nazar) atas hasil panen padi yang memuaskan yang dirasakan masyarakat petani pasca musim panen terakhir.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Madina Ny. Eli Mahrani beserta rombongan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diundang oleh masyarakat.
Acara mulai dari mangalomang, makan bersama dan penyerahan santunan dilaksanakan di Masjid Raya Al Istiqomah Huraba I dengan dihadiri masyarakat serta tokoh dari dua desa.
Untuk acara kali ini, masyarakat setempat memotong dua ekor kerbau sebagai hidangan makan bersama tersebut.
Diketahui, tradisi tersebut telah berlangsung sejak Tahun 1991, atau tepatnya sudah 32 tahun.
Menurut keterangan salah satu tokoh masyarakat, Suhandi ketika memberikan sambutan mengatakan dulu masyarakat sempat mengalami gagal panen selama kurang lebih 2 tahun. Dan dari situasi itulah muncul gagasan untuk bernazar.
“Dulu, dari tahun 1990 sampai 19991, petani gagal panen akibat berbagai faktor. Dan setelah itu kita mulai bernazar hingga sekarang ini. Dan Alhamdulillah, meski ada gangguan hama sekalipun, tapi hasil panen tidak pernah mengecewakan,” ujar Suhandi.
“Dan saat ini kita sedang mempersiapkan rencana berburu dan mengusir hama di areal persawahan seperti tikus, kera dan lainnya,” sambungnya lagi.
Dalam sambutannya, Bupati Sukhairi mengaku salut dan meminta agar tradisi tersebut terus dilestarikan.
Bupati juga turut memberikan bantuan dana untuk penyantunan anak yatim serta menyerahkan dua unit hand tractor kepada kelompok tani di wilayah tersebut.
“Ini tradisi yang sangat bagus. Kami harap untuk terus dilestarikan. Percayalah, jika kita mencintai anak yatim dan piatu, maka keberkahan Allah akan senantiasa bersama kita,” ujar Sukhairi.
“Tadi saya sampaikan kepada Ketua PKK Madina mengenai nazar ini. Dan beliau menyampaikan akan ikut bernazar pada panen raya berikutnya, yaitu satu ekor kerbau,” pungkas Sukhairi. (MN-07)






