MADINA, Mohga- Bangunan median jalan protokol pasar baru Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah rusak meskipun saat ini masih tahap pengerjaan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Khairul, ST mengaku tidak bakal menerima bangunan itu apabila tidak sesuai.
“Pengerjaan median jalan itu belum selesai, bulan Agustus akhir masa kontrak berakhir. Kita bakal tidak menerima bangunan itu apabila tidak sesuai dengan hasil yang kita harapkan pada saat serah terima nanti dengan pihak ketiga,” tegasnya, Jum’at (14/7/2023).
Khairul juga menyebut pengawas dari dinas lingkungan hidup Madina selalu mengawasi proses pengerjaan median jalan itu.
“Pengawas kita kan ada di situ memantau, nanti kalau enggak sesuai pasti tidak kita terima,” ujar dia.
Diketahui, pembangunan pemeliharaan median jalan Panyabungan ini masuk progam pengelolaan keanekaragaman hayati (Kehati) oleh dinas lingkungan hidup.
Pagu anggaran atau nilai kontrak pemeliharaan tersebut Rp 196.800.000 bersumber dari dana alokasi umum (DAU) tahun 2023 yang dikerjakan oleh penyedia dari CV Bugis Nauli.
Pantauan di lapangan, pengerjaan median jalan Panyabungan itu masih berjalan. Namun, ada kejanggalan ditemukan yaitu beberapa titik bangunan baru sudah mulai hancur dan diduga kuat bukan bekas tabrakan kendaraan melainkan semen yang kurang keras.
Seorang pengendara yang ditemui Mohganews bernama NA (40) menilai bangunan tersebut tidak bagus dan tidak rapi.
“Kalau dilihat dari jauh memang enggak parah parah kali, tapi kalau kita sudah dekat enggak rapi. Tapi saya tidak tahu ya setelah selesai nanti,” ungkapnya. (MN-08)






