Tahun 2022, Zakat ASN Pemkab Madina Mencapai Rp 1 Miliar

MADINA, Mohga – zakat profesi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat pada tahun 2022 hingga Oktober mencapai Rp 1 miliar

Hal ini diungkapkan Ketua Baznas Kabupaten Madina Muhammad Syafei Lubis usai menyerahkan zakat kepada 200 orang warga yang memiliki usaha jajanan serta puluhan nazir masjid pada beberapa wilayah di Madina di Masjid Agung Nur Ala Nur Kecamatan Panyabungan, Rabu (30/11/2022).

Dalam penyerahan zakat ini hadir Bupati Madina H. Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution didampingi beberapa organisasi perangkat daerah, beberapa camat dan pengurus BKM Masjid Agung Nur Ala Nur.

“Sampai Oktober 2022 zakat yang sudah kita terima dari ASN di lingkungan Pemkab Madina sudah mencapai Rp 980 juta lebih, dan kita targetkan hingga Desember adalah 1.2 miliar,” katanya.

Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Madina ini juga menyebut mulai dari awal Januari hingga Oktober 2022, sebanyak 6000an penerima manfaat sudah disalurkan dari lima program unggulan yaitu; Madina Cerdas, Madina Makmur, Madina Sehat, Madina Peduli dan Madina Taqwa.

“Mencapai 6.000 penerima manfaat dari lima kategori unggulan Baznas sudah selesai kita bagikan, seperti hari ini kita menyalurkan zakat ASN itu dalam kategori Madina Makmur. 200an warga yang memiliki giat untuk mendirikan usaha seperti jualan pecal, jualan soto dan pekerja bangunan kita bantu untuk modal usaha mereka,” ungkapnya.

Syafei juga menjelaskan, zakat yang diperoleh Baznas hingga saat ini masih bersumber dari ASN yang bekerja di Pemkab Madina. Untuk itu, Baznas akan terus melakukan upaya yang maksimal dalam menambah penghasilan zakat dari berbagai instansi misalnya dari perusahaan di Pantai Barat dan zakat harta dari masyarakat.

“Sampai sekarang baru ASN sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbub) itu. Saya fikir, kami dari keluarga besar mengucapkan terima kasih kepada ASN terutama Bupati yang telah berempati untuk membantu masyarakat Madina,” ucapya.

“Kalau secara formalnya, Perbub itu sudah kita sampaikan kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Madina. Hanya saja, jadwal kita tahun 2023 akan kita dekati perusahaan itu kembali seperti apa tindaklanjut Perbub itu, ini kan semua berproses, harus sabar karena kebanyakan kantor perusahaan yang ada di Madina berada di Kota Medan dan sekitarnya,” tambahnya.

Sementara Bupati Madina, HM Ja’far Sukhairi Nasution dalam arahannya meminta kepada seluruh penerima zakat yang hadir agar memanfaatkan bantuan tersebut untuk hal yang berguna dan berkelanjutan.

“Gunakanlah bantuan ini sebaik-baiknya. Kepada ibu-ibu saya harap jangan beli makeup, buatlah usaha kecil-kecilan. Sejuta perorang kan lumayan,” tegasnya.

Bupati juga memohon kepada seluruh penerima manfaat agar selalu mendoakan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Madina karena sudah mau berkontribusi dalam hal membantu masyarakat yang membutuhkan lewat zakat profesi.

“Kami juga minta didoakan seluruh penerima bantuan ini, juga seluruh masyarakat Kabupaten Madina. Kepada Baznas teruslah bekerja dengan baik serta ikhlas,” tutupnya. (MN-08)