MADINA, Mohga – ikatan bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Madina mengadakan seminar kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks, di aula hotel Rindang Panyabungan, Minggu (23/10/2022)
Hadir ketua tim penggerak PKK Madina Ny Elli Mahrani Sukhairi Nasution, ketua IBI Kabupaten Madina Rosidah Nasution SST beserta pengurus
Seminar kesehatan tersebut mengangkat tema; Tata laksana deteksi dini kanker serviks dengan metode pemeriksaan IVA test di masa pandemi Covid-19.
Eli menyampaikan perempuan sebagai tokoh sentral yang memiliki kemampuan dan kapasitas yang luar biasa dalam membentuk karakter bangsa.
“Tentunya ini memerlukan pondasi yang kuat serta rasa percaya diri yang tinggi,” katanya.
Kegiatan workshop dan seminar kesehatan ini, kata Eli merupakan salah satu upaya pelayanan kesejahteraan perempuan dengan cara deteksi dini kanker serviks.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan dalam melakukan pelayanan kesehatan reproduksi pada wanita.
“Saya ucapkan terima kasih kepada PC IBI Kabupaten Madina atas sumbangsihnya dalam ikut serta memajukan standar pelayanan kesehatan di Kabupaten Madina dan harapan saya semoga YKI (Yayasan Kanker Indonesia) dapat bersinergi dengan organisasi IBI (Ikatan Bidan Indonesia) dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan perempuan di Kabupaten Madina,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak menelan korban pada wanita di seluruh penjuru dunia. Menurut data Kementerian Kesehatan RI, setidaknya dilaporkan ada 15.000 kasus kanker serviks setiap tahunnya yang terjadi di Indonesia.
“Sayangnya, deteksi dini seperti dengan tes pap smear rutin masih belum menjadi perhatian umum. Apalagi kanker serviks ini juga tidak akan menunjukkan gejala pada tahap awal. Gejala baru muncul saat kanker sudah mulai menyebar dan memasuki tahap stadium lanjut,” jelasnya. (MN-08)






