40 Ribu Kader Pujakesuma Siap Menangkan SAHATA di Pilkada Madina 2024

MADINA – DPD Pujakesuma Kabupaten Mandailing Natal (Madina) deklarasi menyatakan dukungan kepada Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi di Ballroom Ladang Sari, Desa Iparbondar, Kamis (10/10/2024).

Pernyataan siap berjuang memenangkan Saipullah-Atika (SAHATA) di Pilkada Madina 2024 disampaikan langsung oleh Ketua DPC Pujakesuma Kecamatan Panyabungan, Salamat.

“Pujakesuma Mandailing Natal menyatakan dukungan dan ikut serta memenangkan pasangan Sahata menjadi Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal. Pujakesuma Jaya, Pujakesuma Bersama Sahata,” ucap Salamat.

Salamat menyebut, massa atau kader Pujakesuma di Kabupaten Madina lebih kurang berjumlah 40 ribu orang. Nantinya, kader tegak lurus memilih Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi.

Ketua Tim Pemenangan SAHATA, Khoiruddin Faslah Siregar mengaku merasa sangat terhormat dan mengapresiasi atas dukungan keluarga besar Pujakesuma di Kabupaten Madina ke Paslon SAHATA.

“Kami berharap, tentu kami meyakini kenapa jatuh pilihan itu kepada Sahata, memang karena sudah punya pertimbangan, sudah punya kajian bahwa ini adalah yang terbaik yang dapat mengakomodir semua etnis yang ada di Kabupaten Madina,” kata Faslah.

Faslah berharap, nantinya kordinator dari Pujakesuma langsung berkordinasi dengan tim pemenangan SAHATA untuk melakukan konsolidasi secepat mungkin.

“Jadi, nantinya kordinator Pujakesuma ini yang akan menyampaikan lebih dalam soal visi misi Sahata ke keluarga besar Pujakesuma yang ada di berbagai wilayah di Mandailing Natal,” ujarnya.

Sementara itu, Calon Bupati Madina H. Saipullah Nasution dalam pidatonya kerap berbahasa Jawa dengan perwakilan pengurus Pujakesuma yang berhadir di Ballroom tersebut.

Saipullah mengatakan, meskipun nama paguyuban ini adalah Putra/i Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma), namun semua orang orang di dalamnya adalah dominan sudah bagian dari warga Mandailing.

“Meskipun memiliki suku Jawa, namun sesungguhnya sudah bagian dari Mandailing. Kenapa demikian, karena Pujakesuma ini sudah banyak memiliki istri dan suami bermarga Mandailing,” ucapnya.

Saipullah menegaskan, bukan hanya putra Mandailing yang memiliki tanggung jawab soal memajukan daerah, tapi semua orang, semua suku, sudah harus bersama-sama, bergandengan tangan, satu perahu, satu ikat, memajukan Mandailing ini.

“Kita sepakat, kan,” ujar Saipullah, langsung diamini Pujakesuma.

“Insya Allah saya dengan Ibu Atika membawa Mandailing ini sesuai dengan visi dan misi kami untuk membangun Madina ini dengan inklusif yang berkelanjutan agar kita bisa membawa Madina ini bersaing dengan daerah lain,” imbuhnya.

Dalam penutupan deklarasi, Saipullah Nasution diminta memimpin doa. Dilihat, Saipullah amat pasih dan bersemangat meskipun sedang menjalani Ibadah puasa Sunnah Senin-Kamis. (FAN)