MADINA – Saluran irigasi sebelah kiri yang mengaliri kurang lebih 3.000 hektare lahan pertanian masyarakat pada empat kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) rusak. Akibatnya, lahan pertanian tersebut terancam kekeringan.
Empat kecamatan tersebut adalah Kecamatan Panyabungan Barat, Hutabargot, Nagajuang dan Panyabungan Utara.
Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution bersama sejumlah pejabat teras Pemkab turun mengecek saluran irigasi tersebut. Wabup Atika memilih mengecek irigasi di wilayah Desa Sayur Maincat, Kecamatan Hutabargot.
Pantauan di lokasi, irigasi tersebut airnya kering, tidak mengalir. Bahkan, semak belukar sudah tumbuh di dalam irigasi tersebut.
Wabup Atika mengatakan, irigasi ini mengalami kekeringan akibat faktor utamanya adalah jaringan yang sudah rusak sehingga air dalam mengaliri irigasi tidak maksimal.
“Jaringannya memang perlu perbaikan. Itu sudah kita usulkan melalui Dinas Pertanian,” kata Atika, Jumat (18/7/2025).
Atika menjelaskan, irigasi Batang Gadis itu dalam pemeliharaannya menjadi tanggung jawab pihak Balai Wilayah Sungai (BWS). Namun, kata dia, untuk mengatasi kekeringan, sementara sudah dilakukan langkah pengorekan sendimen menggunakan alat berat excavator.
“Pemkab Madina sudah koordinasi dengan teman-teman dari BWS. Saya minta Minggu depan alat berat jenis long arm sudah turun ke sini sehingga kita tidak terlambat untuk mengejar musim tanam,” jelasnya.
Di sisi lain, dalam penanganan sementara yang dilakukan, petani di Kecamatan Hutabargot sudah bisa bercocok tanam. Atika menyebut, yang menjadi kendala saat ini adalah lahan pertanian di hilir wilayah Kecamatan Panyabungan Utara dan Nagajuang belum teraliri.
“Insya Allah segera kita lakukan perbaikan secara konfrehenship ketika alat berat long arm sudah ada di Mandailing Natal,” jelas Wabup Atika.
Wakil Bupati juga menerangkan, alat berat long arm diperlukan untuk mengangkut material yang sudah menumpuk di dalam irigasi. Alat berat ekskavator tidak bisa digunakan secara maksimal karena dapat merusak jaringan irigasi. (FAN)











