19 Pelajar Madina Ditangkap Karena ini, Petugas Langsung Beri Tindakan

MADINA, Mohga – 19 orang pelajar yang masih duduk di bangku sekolah tingkat SLTP dan SLTA di Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terkena razia Satpol PP karena bolos sekolah, Kamis (25/8/2022).

19 pelajar ini ditemukan di luar sekolah pada saat proses belajar mengajar (PBM) sedang berlangsung.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Madina, Drs Lismulyadi Nasution melalui Kepala Bidang Trantibum, Ismail Saleh Dalimunthe mengatakan operasi kasih sayang kali ini berhasil mengamankan 19 orang pelajar laki-laki pada beberapa tempat di Panyabungan seperti warnet, kantin dan tempat umum lainnya.

Ismail menyebut, pelajar tersebut langsung ditindak di lokasi dengan berbagai macam hukuman seperti push up dan jalan jongkok.

“Setelah kita tindak di lokasi, langsung kita serahkan ke sekolahnya masing-masing,” katanya.

Ismail mengaku bahwa ia dan pejabat Satpol PP Madina yang terlibat pada operasi kasih sayang tersebut sudah memberikan peringatan keras kepada para pelajar agar tidak mengulangi perbuatannya kembali.

“Semuanya tidak ada kita bawa ke kantor, namun sudah kita beri peringatan. Pihak sekolah juga akan berupaya melakukan pengawasan ketat terhadap muridnya,” imbuhnya.

Diketahui, operasi kasih sayang ini merupakan perintah Bupati Madina, HM Ja’far Sukhairi Nasution beberapa waktu lalu saat memimpin rapat di Kantor Satpol PP, Komplek Perkantoran Bupati Lama, Kelurahan Dalan Lidang.

Bupati meminta pengawasan terhadap pelajar harus rutin dilakukan oleh Satpol PP dengan tujuan menghindari pergaulan bebas. (MN-08)