Wakil Bupati Atika Azmi Kunjungi Korban Puting Beliung di Pulo Tamang

BATAHAN – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utami Nasution bersama rombongan mengunjungi langsung korban angin puting beliung di Tamang (Pulo Tamang), Batahan. Penyeberangan ke lokasi dilakukan menggunakan Kapal Speedboat Coast Guard (KPLP Pelabuhan Palimbungan Batahan) yang dinakhidai jajaran Coast Guard, Jumat (12/12/2025)

Turut serta dalam rombongan yakni Kadis PMD Madina Irsal Pariadi S.STP, Camat Batahan Sukiman, Ketua PKK Batahan Mariati Spd, Ramil 20 Batahan Kapten Infanteri Surianto Marpaung beserta jajarannya, rombongan PMI Kabupaten Madina, BPBD Madina serta rombongan Coast Guard sebagai tim penanganan penyeberangan.

Saat penyeberangan Atika Azmi bersama rombongan dipasangkan rompi renang sebagai alat untuk menjaga kemungkinan yang terjadi saat di penyeberangan.

Kepada wartawan yang turut serta di dalam rombongan, Atika menyebutkan kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi kerusakan, memberikan dukungan moral, dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana. Logistik bantuan bencana alam sudah disalurkan terlebih dahulu.

“Kalau bantuan berupa sembako sudah kita kirim, kunjungan ini sifatnya ingin melihat langsung suasana warga kita yang terdampak musibah,” sebut Atika.

Wanita yang pernah menyandang penghargaan sebagai wakil bupati perempuan termuda di Indonesia ini juga menjelaskan bahwa kunjungan hari ini membawa bantuan sembako tambahan, dan selain mengunjungi warga terdampak puting beliung, juga mengunjungi rumah salah satu rumah warga yang menjadi korban musibah kebakaran.

Selanjutnya Atika juga memberikan imbauan penting kepada warga dan instansi terkait untuk tetap waspada dan berhati-hati apabila hendak bepergian.

“Di sini kita juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada, begitu juga kepada camat dan kepala desa serta instansi seperti TNI untuk tetap memantau dan memonitor wilayah yang diperkirakan rawan bencana. Karena cuaca bisa berubah kapan saja dan tanah yang masih jenuh curah hujan berpotensi menyebabkan air kembali naik,” tutupnya. (MAD)

Dia juga menyampaikan harapan bersama, “Kita juga berharap dan sama-sama berdoa agar bencana dijauhkan dari wilayah kita semua.”tutupnya.

(MAD)