Truk Jatuh Jurang, Nyawa Bocah Warga Pasar Laru Tak Tertolong

TAMBANGAN, – kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Tambangan menuju Laru Pasar Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa siang (6/7/2021). Satu orang meninggal dunia yaitu Habibi (12) warga Kelurahan Laru Pasar.

Informasi dihimpun MohgaNews, truk bernomor polisi BB 8053 XR dikemudikan oleh Ali (20) yang juga warga Kelurahan Laru Pasar. Ali awalnya membawa batu bata ke arah Tambangan. Sepulangnya dari Tambangan menuju pulang ke Laru Pasar, di tengah jalan ada 8 orang anak-anak yang menumpang ikut pulang dan naik ke dalam box truk

Namun, peristiwa nahas mereka alami tepatnya di perkebunan Jajaran, Desa Tambangan Jae. truk yang dikendarai Ali (20) ini mencoba menghindari tabrakan dengan sebuah sepeda motor di lokasi kejadian

Sepeda motor ini mengambil jalur terlalu ke kanan saat menikung, lalu dari arah berlawanan muncul truk colt diesel yang tetap berada di jalurnya di sisi kiri. Guna menghindari tabrakan laga kambing, Ali terpaksa membanting stir ke kanan lalu kemudian truk yang dikendarainya ini terjun ke jurang.

Delapan anak-anak yang ikut di dalam bak truk terpelanting ke luar, lalu satu anak bernama Habibi (12) sempat tertimpa badan truk yang jatuh di kedalaman 10 meter.

Truk ini sempat beberapa kali terguling dan akhirnya berdiri ke posisi semula.

Bocah bernama Habibi ini meninggal di lokasi kejadian dan sempat muntah darah.

Sementara 7 bocah lainnya mengalami luka-luka baik luka parah maupun luka ringan. Dan, supir truk mengalami luka parah berupa patah tulang kaki.

Kedelapan bocah ini merupakan warga Laru Pasar, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut. Begitu juga dengan supir truk, merupakan warga Laru Pasar.

Terpisah, Kanit Lantas Polsek Kotanopan Aiptu Jafar Lubis mengatakan, kecelakaan ini disebabkan salah satu pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya, mengambil jalur terlalu ke kanan.

“Pengendara sepeda motor ini belum kami ketahui identitasnya, masih kami cari. Kata supir truk, pengendara ini memakai helm. Pria paruh baya,” jelasnya.

“Dia pun tidak kenal dengan wajah pengendara itu,” jelasnya Aiptu Jafar

Disebutkan, sesudah kecelakaan, pengendara sepeda motor ini langsung melarikan diri.

Saat ini, sudah ada upaya damai antara keluarga korban meninggal dengan pengendara truk.

Hal ini sesuai kesepakatan para kerabat mereka desa Pasar Laru. Dimana keluarga korban dengan keluarga supir truk masih terikat hubungan famili.

“Namun kepastian upaya damai ini tergantung pada keputusan Kasat Lantas (Polres Madina), Pak Kasat sedang dalam perjalanan menuju kemari,” katanya. (MN-16)