Terjadi di Kotanopan, Mobil Pick Up Tabrak Lari Bocah Hingga Sekarat

0
3208

KOTANOPAN,- viral sebuah rekaman video pengintai (CCTV) menayangkan peristiwa kecelakaan lalu lintas sebuah mobil yang melintas dengan kecepatan tinggi menabrak seorang bocah yang ingin menyebarangi jalan. Rekaman tersebut tersebar luas di media sosial Facebook

Setelah ditelusuri, kecelakaan itu terjadi di jalan lintas Sumatera tepatnya di Desa Hutabaringin Tombang Bustak Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Sabtu sore (16/10/2021) sekira pukul 17?/.30 Wib

Korban tersebut bernama Riandi yang masih berusia enam tahun. Ia mengalami kecelakaan ditabrak mobil pick up yang diduga merk grand max warna hitam. Tampak di mobil itu sebuah tenda warna biru. Riandi sendiri sempat mengalami kritis dan dilarikan ke rumah sakit umum Panyabungan

Rajab Lubis, orang tua korban yang dihubungi MohgaNews menerangkan Riandi merupakan anak keduanya. Akibat kecelakaan itu, anaknya mengalami patah tulang kaki sebelah kanan.

“Keadaan anak saya masih berbaring di kasur, akibat kecelakaan itu tulang kaki sebelah kanan sudah patah,” katanya, Selasa (19/10/2021) malam melalui seluler.

Pria sehari-hari bekerja sebagai supir becak ini menyebut, peristiwa kecelakaan terjadi sore hari saat anaknya bermain bersama kawannya di warung pinggir jalan. Ia pun mendapat informasi kecelakaan itu dari istrinya yang sedang memasak makanan di rumah.

Hingga sekarang, mobil yang menabrak anaknya tidak diketahui siapa pemiliknya, padahal saat kejadian dia langsung bergegas melapor ke Polsek Kotanopan.

“Sudah saya laporkan ke Polsek Kotanopan sebagai informasi awal, kalau secara administrasi belum ada. Saya mohon, Polisi menindaklanjuti peristiwa ini,” ungkapnya.

Kapolsek Kotanopan, AKP Indra menyebut peristiwa tersebut yang menangani Satuan Lalu Lintas Polres Madina.

“Kasus kecelakaan yang menangani Satlantas Polres Madina, coba koordinasi ke sana,” ungkapnya.

Kasat Lantas Polres Madina, AKP Septian Dwi Rianto Sik MH mengaku pihaknya sedang menjalin komunikasi bersama masyarakat perbatasan Sumatera Barat- Madina.

“Kami koordinasi dengan Polres Pasaman perbatasan Sumatera Barat, apabila ditemukan kendaraan tersebut agar diamankan,” ujar Septian.

Meski demikian, AKP Septian menyebut pihak keluarga masih membuka pintu perdamaian apabila ada iktikad baik si pelaku tabrak lari.

“Kami imbau kepada pengendara itu agar secepatnya menyerahkan diri,” imbaunya. (MN-08)