Satresnarkoba Madina Sikat Pengedar Ganja, Humas Masih Bungkam

MADINA – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Mandailing Natal (Madina) dilaporkan berhasil meringkus seorang pria berinisial MY alias Yunus, yang diduga kuat sebagai pengedar narkotika golongan I jenis ganja. Penangkapan tersebut dilakukan di Desa Siobon Julu, Kecamatan Panyabungan, pada Kamis (7/5/2026).

Informasi mengenai penangkapan ini baru terungkap ke publik melalui keterangan warga setempat pada Minggu (10/5/2026).

Menurut sumber warga yang enggan disebutkan identitasnya, MY ditangkap oleh Tim Opsnal Satresnarkoba dengan barang bukti yang cukup signifikan.

“Ada penangkapan ganja di desa kami hari Kamis tiga hari lalu. Barang buktinya cukup banyak, disimpan di dalam plastik hitam,” ungkap sumber tersebut kepada Mohganews.

Warga mengaku terkejut atas penangkapan tersebut. Pasalnya, MY selama ini dikenal berprofesi sebagai penambang emas (mencari batu emas) di Gunung Hutabagot dan tidak menunjukkan gelagat mencurigakan sebagai pengedar narkoba.

“Kesehariannya naik gunung cari emas, tidak menyangka malah terlibat narkoba. Sungguh naas. Tapi kami mengapresiasi gerak cepat kepolisian, daripada jatuh banyak korban di desa ini, lebih baik ditindak tegas,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan rinci terkait total berat barang bukti maupun kronologi resmi penangkapan.

Kasat Narkoba Polres Madina, AKP Said Rum Fadilla Harahap, saat dikonfirmasi belum bersedia memberikan penjelasan mendalam. Ia mengarahkan awak media untuk berkomunikasi langsung dengan bagian Humas.

“Mohon maaf, silakan komunikasi dengan Humas ya,” jawab AKP Said singkat.

Di sisi lain, Kasi Humas Polres Madina, AKP Megawati, yang dihubungi sejak pukul 07.31 WIB hingga berita ini diterbitkan, belum memberikan respons atas upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan.

Sorotan Terhadap Keterbukaan Informasi

Lambatnya respons dari bagian Humas Polres Madina ini menjadi catatan tersendiri bagi para pencari berita. Hal ini dinilai kontradiktif dengan arahan Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandy, yang dalam berbagai kesempatan konferensi pers selalu menekankan pentingnya sinergi dengan media guna menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan jauh dari fitnah. (FAN)

News Feed