Puncak Sorik Marapi dan Panyabungan Utara Juara Grup Terbaik Rebana

MADINA, Mohga – Kecamatan Puncak Sorik Marapi dan Kecamatan Panyabungan Utara ke luar sebagai juara group rebana klasik terbaik tingkat remaja putra dan putri pada Festival Seni Nasyid dan Qasidah ke-19 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2022 yang berakhir di Gedung Serbaguna Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan, Rabu (14/9/2022) sore.

Kegiatan Festival dan Qasidah itu ditutup oleh Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution yang dihadiri jajaran Forkopinda, Sekdakab Gozali Pulungan, para asisten dan OPD, ketua MUI H.M. Nasir LC, pihak Kemenag, dewan hakim, pengurus ormas, para Camat,KUA dan undangan terkait lainnya.

Dalam penutupan itu, Atika Azmi Utammi mengatakan bahwa festival seni nasyid dan qasidah merupakan seni yang bernuansa Islami, sehingga perlu dilestarikan secara berkesinambungan. Kemudian kegiatan yang digelar harus berpengaruh kepada masyarakat terutama kepada generasi muda dari pengaruh negatif modernisasi.

“Satu hal yang harus kita ingat bahwa pelaksanaaan festival seni nasyid dan qasidah dalam rangka menjaga budaya Islami, meningkatkan dan membudayakan dalam kehidupan di Madina yang dikenal sebagai negeri santri, banyak pesantren dan kelahiran banyak ulama,” ucapnya.

Kepada group dan peserta yang keluar sebagai pemenang, Arika mengucapkan selamat dan sukses dan bagi peserta yang belum berhasil diharapkan agar terus berlatih dan memacu diri untuk berprestasi dikesempatan event-event yang akan datang.

“atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama masyarakat Desa Parbangunan yang telah mendukung dan mensukseskan kegiatan ini sehingga dapat berjalan dan berakhir dengan baik ,” tuturnya.

Hasil selengkapnya group dan peserta terbaik festival seni nasyid dan qasidah ke-19 Madina 2022, untuk group rebana klasik terbaik tingkat remaja putra, juara I sampai III berhasil diraih utusan dari Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Ranto Bek, Ulupungkut. Juara Harapan I,II dan III dimenangkan group utusan dari Kecamatan Bukit Malintang, Lingga Bayu dan Batahan.

Untuk pemenang group rebana klasik terbaik tingkat remaja putri, juara I sampai III direbut group utusan dari Kecamatan Panyabungan Utara, Lingga Bayu dan Panyabungan Barat.

Pemenang haraapan I,II dan III ditempati group utusan dari Kecamatan Kotanopan, Batahan dan Muarasipongi.
Sebagai pemenang bintang vocalis qasidah gambus terbaik tingkat anak-anak putra, untuk juara I sampai VI direbut oleh utusan dari Kecamatan Batahan, Pakantan dan Kotanopan. Sementara bintang vocalis gambus terbaik tingkat anak-anak putri, juara I sampai VI dimenangkan utusan dari Kecamatan Panyabungan Utara, Batang Natal dan Puncak Sorik Marapi.

Kategori bintang vocalis qasidah gambus terbaik tingkat remaja putra, masing-masing dimenangkan utusan dari Kecamatan Pakantan, Kotanopan dan Ranto Baek. Untuk kategori bintang vocalis qasidah gambus terbaik tingkat remaja putri, direbut oleh utusan dari Kecamatan Tambangan, Kotanopan dan Hutabargot.

Sementara untuk kategori pop religi terbaik tingkat anak-anak putra, diraih oleh utusan dari Kecamatan Ranto Baek, Bukit Malintang dan Tambangan. Sedangkan untuk kategori pop religi terbaik tingkat anak-anak putri berhasil dimenangkan utusan dari Kecamatan Panyabungan Utara, Ranto Baek dan Puncak Sorik Marapi.

Berdasarkan keputusan dewan hakim diketuai oleh H. Tuah Sirait, juara pertama dari berbagai cabang lomba tidak mutlak dibawa sebagai utusan Kabupaten Mandailing Natal mengikuti Festival Seni Nasyid dan Qasidah tingkat propinsi Sumatera Utara.
“ Dimana para terbaik I,II dan III dari berbagai cabang lomba akan diseleksi kembali oleh Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQ ) Kabupaten Mandailing Natal ,” katanya.( MN-10)