PT Syahadah Haromain Tour Perwakilan Madina Berangkatkan 62 Jemaah Umrah

Madina127 Dilihat

MADINA – PT. Syahadah Haromain Tour Perwakilan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, memberangkatkan sebanyak 62 jemaah umrah dari Masjid Agung Nur Alannur, Desa Parbangunan, Panyabungan, Kamis (15/10/2026).

Pemberangkatan jemaah dimulai pukul 17.00 WIB setelah melewati serangkaian acara seremonial pelepasan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penanggung Jawab PT Syahadah Haromain Tour Perwakilan Madina Hj. Siti Aisyah Lubis, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Madina H. Ahmad Zainul Khobir, S.Ag, M.M, serta jajaran tim manajemen travel.

Seluruh jemaah bertolak menuju Kota Medan menggunakan dua unit bus ALS untuk beristirahat di hotel transit dekat bandara. Sesuai jadwal, rombongan akan terbang menuju Bandara Internasional Jeddah melalui Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, pada Sabtu (17/10/2026).

Foto bersama jemaah umrah dan team leader PT Syahadah Haromain Tour di pelataran parkir Masjid Agung Nur Alannur Mandailing Natal

Perwakilan PT Syahadah Haromain Tour, Azwar, S.Pd.I, mewakili Hj. Siti Aisyah Lubis, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pemberangkatan serta kesehatan para jemaah. Ia mengungkapkan bahwa jumlah jemaah pada keberangkatan kali ini mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

“Pemberangkatan kali ini berjumlah 62 orang beserta team leader. Jumlah ini lebih banyak dibanding keberangkatan sebelumnya. Semoga seluruh perjalanan ibadah kita diberikan kemudahan tanpa kendala oleh Allah SWT,” kata Azwar.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Madina, H. Ahmad Zainul Khobir, menyampaikan apresiasinya kepada PT Syahadah Haromain Tour atas penyelenggaraan ibadah umrah yang tertib dan sesuai regulasi.

Ia menegaskan bahwa PT Syahadah Haromain Tour merupakan penyelenggara ibadah umrah resmi yang mengantongi izin dari pemerintah pusat melalui Kementerian Agama serta Kementerian Haji dan Umrah.

Dalam sambutannya, Zainul juga membeberkan bahwa Kabupaten Madina menjadi salah satu penyumbang jemaah umrah terbesar di Sumatera Utara. Secara akumulatif hingga Oktober 2026, jumlah jemaah umrah asal Madina telah mencapai lebih dari 9.800 orang, di mana sekitar 1.200 orang di antaranya berangkat sepanjang tahun 2026.

“Saat ini terdapat 27 travel umrah di Madina, dan setelah peluncuran baru-baru ini bertambah dua travel lagi. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terbuai oleh travel yang tidak memiliki izin resmi,” tegas Zainul.

Zainul juga berpesan kepada para jemaah untuk meluruskan niat, meminimalkan penggunaan ponsel saat beribadah, serta menjaga fisik dan kesehatan selama di Tanah Suci. Selain itu, ia juga mendorong pemangkasan transportasi keberangkatan ke depan agar menggunakan penerbangan udara dari Bandara AH Nasution, guna mengurangi kelelahan jemaah selama perjalanan darat. (FAN)