MohgaNews|Madina – perusahaan panas bumi yang beroperasi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) menyantuni anak yatim, piatu, juga aparat desa sebanyak 994 orang di wilayah kerja perusahaan meliputi 3 kecamatan, yaitu kecamatan Panyabungan Selatan, Lembah Sorik Marapi, dan Kecamatan Puncak Sorik Marapi.

Pembagian santunan ini dilakukan menjelang lebaran hari raya idul Fitri sekaligus safari Ramadan pihak perusahaan. Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok seperti minyak goreng, bubuk teh, gula pasir, susu, dan sirup. Karyawan perusahaan mendatangi langsung tempat tinggal para penerima.
External Affairs PT SMGP, Krishna Handoyo kepada wartawan, Rabu (27/5/2020) mengatakan safari Ramadan tahun ini dilakukan berkeliling desa ke desa di 3 kecamatan dengan membagikan paket bantuan tersebut.
Bantuan itu sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat terkhusus yang berada di wilayah kerja perusahaan. Apalagi beberapa bulan ini masyarakat terkena dampak pandemi COVID-19. Tentu saja banyak masyarakat yang ekonominya menurun.
“Terkhusus kepada anak yatim, karena mereka sudah menjadi bagian tanggung jawab kita bersama. Mereka harus diperhatikan selayaknya. Mari kita semua berdoa semoga pandemi virus corona ini segera lenyap dari muka bumi terkhusus dari negeri kita,” kata Krishna.
Sementara perwakilan dari anak yatim menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan perusahaan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada SMGP yang selalu peduli dan perhatian kepada kami selama ini. Mudah-mudahan perusahaan ini tetap memperhatikan kami untuk seterusnya, dan perusahaan bisa berjalan dengan baik,” kata ibu Rukiah, salah satu perwakilan anak yatim.
Sebelumnya, perusahaan panas bumi ini juga telah menjalankan beberapa kegiatan guna menanggulangi pandemi virus corona. Seperti bekerja sama dengan organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, dan mahasiswa. Kegiatan seperti melakukan penyemprotan disinfektan dan membagikan alat peraga seperti brosur, spanduk, yang tujuannya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Selain itu perusahaan juga memberdayakan warga yang punya keahlian menjahit untuk memproduksi masker, selanjutnya dibagikan kepada warga secara gratis.
“Kami berharap program yang sudah berjalan dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya di wilayah kerja perusahaan,” kata Krishna. (MN-01)






