Produk UMKM Binaan PT SMGP Mejeng di Pekan Raya Sumatera Utara

MEDAN – berbagai jenis produk UMKM binaan perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) PT SMGP tampil memukau di Paviliun Pemkab Madina pada pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke 50, Jumat (3/7/2026). PRSU akan berlangsung hingga tanggal 2 Agustus.

Beberapa jenis produk tersebut yaitu: keripik pepaya, keripik sambal mandailing, keripik tempe, keripik labu jipang dan chips labu jipang berbagai varian, jimora, keripik seno godang, keripik stick caisim, keripik ubi jalar, kue semprong, dan kopi kemasan.

Kehadiran produk UMKM asal Desa Sibanggor Kecamatan Puncak Sorik Marapi ini menjadi daya tarik tersendiri karena merupakan produk baru binaan PT SMGP bersama Tim Penggerak PKK Madina dan Pemerintah Desa.

Bupati Madina Saipullah Nasution saat meninjau paviliun pada malam pembukaan menyampaikan, pengembangan UMKM Madina harus dilakukan melalui kolaborasi dengan perusahaan.

“Salah satu perusahaan yang saat ini berkolaborasi dengan produk lokal adalah PT SMGP. Produknya bernama Labu Jipang. Ke depan perusahaan-perusahaan lain di Madina juga akan kita ajak berkolaborasi,” ujar Saipullah.

Ia menjelaskan, melalui kolaborasi PT SMGP, TP PKK, dan Desa Sibanggor Tonga, produk Labu Jipang diharapkan dapat berkembang hingga menjadi buah tangan wajib ketika berkunjung ke Madina.

“Dengan ditampilkannya potensi UMKM dan olahan pangan lokal dari Madina, semoga dapat dilirik pengunjung dan investor untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” harapnya, didampingi Wakil Ketua Umum Kadin, Ivan Iskandar Batubara

“Kebetulan ada Pak Ivan Iskandar Batubara, putra asal Madina yang saat ini tokoh nasional yang menjabat di Kadin Pusat. Beliau sangat memperhatikan UMKM di Kabupaten Madina. Tentu beliau akan membantu mengoptimalkan potensi yang ada di daerah kita,” pungkas Saipullah.

Selain Labu Jipang, Paviliun Pemkab Madina juga menampilkan olahan pangan lokal lain. Di antaranya alame, keripik ubi jalar, kipang pulut, dan kopi Mandailing yang menjadi ikon daerah.

Untuk kerajinan, pengunjung dapat melihat amak lampisan berbahan pandan dan berbagai produk rotan, serta hasil pertanian unggulan Madina lainnya.

Bupati menegaskan, keikutsertaan di PRSU ke-50 dengan tema “Harmoni Emas” menjadi momentum untuk mengangkat UMKM Madina naik kelas dan memperluas pasar. (EEL)