Polres Madina Usut Kematian Tak Wajar Murid SD di Bukit Malintang

Madina250 Dilihat

MADINA – Kepolisian Resor (Polres) Mandailing Natal (Madina) mulai menyelidiki penyebab kematian tak wajar seorang murid kelas 2 Sekolah Dasar (SD) yang ditemukan tewas tergantung di batang pohon jeruk, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Madina, Sumatra Utara, Kamis (1/10/2026).

Staf Humas Polres Madina, Bripka Roy Manurung, membenarkan informasi penemuan jenazah korban di area belakang rumahnya dalam kondisi tergantung. Saat ini, personel Polsek Siabu telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pengumpulan bahan keterangan.

“Kepolisian setempat saat ini sedang melakukan penyelidikan awal di Bukit Malintang. Untuk Laporan Polisi (LP) resmi dari pihak keluarga korban hingga saat ini belum kami terima,” kata Roy kepada Mohganews, Kamis (1/10/2026).

Roy menjelaskan, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban, apakah murni gantung diri atau terdapat indikasi tindak pidana pembunuhan oleh pihak lain.

“Informasi di lapangan masih simpang siur, termasuk terkait pelaksanaan proses visum. Berdasarkan informasi awal, pihak orang tua korban berencana melaporkan peristiwa ini secara resmi ke Polres Madina,” lanjutnya.

Peristiwa naas tersebut pertama kali diketahui oleh adik kandung korban yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) pada Kamis pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Korban ditemukan tewas tergantung di pohon jeruk belakang rumah dengan leher terjerat selembar jilbab berwarna hijau dan masih mengenakan seragam batik sekolah lengkap.

Ibu korban menuturkan, sang adik mendapati kondisi kakaknya tergantung dengan bagian kaki yang sudah mulai dikerumuni semut. Penemuan tersebut langsung menggemparkan keluarga dan warga pemukiman sekitar. (FAN)