Polres Madina Selidiki Pemilik Tambang Ilegal Tewaskan Dua Korban

MADINA – Satuan Reserse Kriminal Polres Mandailing Natal (Madina) akan melakukan penyelidikan atas insiden tewasnya dua orang penambang emas ilegal di Sungai Batang Gadis, Desa Hutabaringin, Kecamatan Panyabungan Barat.

Tertimbunnya dua orang penambang itu terjadi pada Senin (9/7/2024) sore hari pukul 17.00 Wib. Penambang yang meninggal dunia bernama Ilham Nasution (25) dan Daus (25) warga Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan.

Plh Kasi Humas Polres Madina Ipda Bagus Seto SH mengaku, pihaknya saat kejadian masih fokus mengevakuasi korban. Namun, untuk hari-hari berikutnya pihak Satreskrim Polres Madina bakal melakukan penyelidikan.

“Keluarganya sedang berduka. Malam pas kejadian kita masih fokus evakuasi, nanti bakal kita identifikasi sesuai dengan tugas kita termasuk memasang garis polisi di TKP,” kata Bagus Seto, Selasa (9/7/2024).

Kaur Bin Opsnal Satreskrim ini menerangkan, proses penyelidikan nantinya bakal dilakukan termasuk mencari siapa pemodal tambang emas tersebut.

“Pastinya peristiwa ini akan kita lakukan penyelidikan,” ungkap dia.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa naas menimpa dua orang penambang emas asal Kelurahan Dalan Lidang. Dua korban tersebut merupakan saudara kandung.

Berdasarkan keterangan Lurah Dalan Lidang, Rudi Helmi, bahwa ada empat orang penambang di titik tersebut. Tiga orang tertimbun material tambang, namun kakak beradik tersebut tidak tertolong.

Pertambangan emas di sungai tersebut menggunakan mesin Dongfeng dan alat penyaring pemisah antara material dan emas. (FAN)