Polres Madina Prediksi Arus Mudik IdulFitri 1446 H Mulai 20 Maret

MADINA – Polres Mandailing Natal (Madina) memprediksi arus mudik Hari Raya IdulFitri 1446 Hijriyah bakal terjadi pada Kamis 20 Maret 2025. Polres Madina juga sudah menjadwalkan pendirian 5 pos pengamanan dan pelayanan.

Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh melalui Plh Kasi Humas Iptu Bagus Seto menyebut polres bakal menggandeng Pemkab Madina, TNI, dan pelajar dalam pengisian petugas di pos. Hal itu dilakukan agar pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik di Madina berjalan dengan aman dan lancar.

“Ada lima pos yang akan kita didirikan pada tanggal 20 Maret, dua titik pos pengamanan di Panyabungan dan Natal, sedangkan tiga titik pos pelayanan berada di wilayah Siabu, Tambangan, dan Muara Sipongi,” kata Bagus Seto saat dihubungi, Selasa (18/3/2025).

Bagus menerangkan, prediksi arus mudik dari luar kota maupun sebaliknya dari wilayah Madina ke luar wilayah akan mulai terjadi pada 20 Maret ini. Ia menyebut pihaknya sudah berkordinasi dengan Pemkab Madina soal perbantuan alat berat apabila terjadi longsor di beberapa titik yang rawan.

“Langkah yang kita lakukan supaya mudik berjalan dengan aman, nyaman dan lancar adalah menempatkan personel di lokasi-lokasi rawan kemacetan. Kemudian menyiapkan tim urai kemacetan, serta bekerja sama dengan Pemkab Madina atau stakeholder dinas terkait untuk ketersediaan alat berat apabila terjadi longsor menutup jalan,” ungkapnya.

Polres Madina, kata Bagus, berharap proses pengamanan arus mudik dan arus balik nantinya dapat berjalan dengan aman dan lancar di wilayah hukum Polres Madina. Semua itu terwujud harus dengan kolaborasi yang solid semua elemen yang terlibat.

Terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Madina Ir. Elpiyanti Harahap mengakui bahwa PUPR Madina juga ikut serta dalam memfasilitasi ke Dinas PUPR Provinsi Sumut, bahkan ke Kementerian PUPR untuk permohonan bantuan alat berat apabila terjadi bencana alam saat arus mudik lebaran.

“Biasanya kalau jalan arus mudik itu kewenangan propinsi dan pusat. Jadi nanti kami dari pihak PUPR Madina kordinasi ke mereka untuk menyiapkan alat berat di lokasi rawan longsor,” ucap Elpiyanti. (FAN)