Polres Madina Dalami Kasus Penemuan Mayat di Dalam Becak

MADINA – Satuan Reserse Kriminal Polres Mandailing Natal (Madina) masih mendalami kasus penemuan mayat perempuan di dalam becak pada Rabu sore kemarin. Kaurbin Operasi Satreskrim, Ipda Bagus Seto mengatakan sosok mayat perempuan itu bernama Yanti Juraina (21).

Bagus mengatakan, jazad Yanti dinyatakan meninggal dunia di dalam becak motor milik warga Panyabungan tepatnya di dekat Puskesmas Panyabungan Jae Kecamatan Panyabungan, Rabu (17/1/2024) sore.

“Penemuan mayat itu benar. Kita sedang dalami apa penyebab YJ meninggal dunia,” katanya.

Plh Kasi Humas Polres Madina ini menerangkan, hasil visum sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh korban. Hanya saja, kata Bagus, menurut keterangan dokter RSUD Panyabungan, YJ baru saja melahirkan secara normal.

“Kaki bengkak karena baru melahirkan. Itu sementara informasi dari kita. Kalau hal-hal lain, masih kita dalami,” jelasnya.

Pama Polri itu juga membenarkan Yanti Juraina turun dari angkutan umum jurusan Sibuhuan. Lalu naik angkutan jurusan Sidempuan ke Panyabungan.

“Korban juga bawa anak yang baru dilahirkan. Kebetulan pas di terminal Sidempuan, ada seorang warga Panyabungan ikut mendampingi korban,” tambah Bagus.

“Ibu-ibu yang mendampingi dari terminal Sidempuan itulah kita jadikan saksi. Pengakuannya, dia kasihan sama YJ karena lemas,” sambungnya.

Bagus menyebut YJ sudah dibawa ke rumah orangtuanya di Desa Tanjung Mompang Kecamatan Panyabungan Utara untuk dimakamkan hari ini. (FAN)

News Feed