Polisi selidiki kasus kades Panyabungan Tonga diduga pukul karyawan Bina Artha

MADINA – Polres Mandailing Natal (Madina) menyelidiki laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan oknun Kepala Desa Panyabungan Tonga Kecamatan Panyabungan terhadap pegawai koperasi Bina Artha.

Plh Kasi Humas Polres Madina, Ipda Bagus Seto mengatakan, laporan dari pelapor Ahmad Suaib soal penganiayaan sedang ditangani Unit Reskrim Polsek Panyabungan.

“Laporan dugaan penganiayaan yang terjadi di Panyabungan Tonga sedang dilakukan penyelidikan,” kata Bagus.

Soal keterlibatan kepala desa, Bagus mengaku pihaknya bakal segera memanggil para saksi di lokasi kejadian.

Terpisah, Kepala Desa Panyabungan Tonga, Syamsir Siregar membantah memukul sejumlah karyawan koperasi Bina Artha. Ia mengaku hanya mendorong karyawan yang menagih hutang kepada nasabah pada malam hari, karena tersulut emosi

Kades Panyabungan Tonga, Kecamatan Panyabungan

Syamsir mengatakan, emosinya memuncak saat itu akibat pihak koperasi main kasar dan paksa dalam menagih hutang warganya, ditambah waktu sudah larut malam sekitar pukul 22.00 Wib.

“Saya bukan memukul, tapi hanya mendorong beberapa karyawan koperasi yang ada di lokasi. Peristiwa ini dipicu akibat karyawan koperasi tersebut sempat mendorong pintu rumah milik nasabah,” katanya, Jum’at (11/10/2024) malam.

Syamsir juga menjelaskan, rumahnya dengan rumah nasabah itu berjarak dekat dua rumah. Dirinya saat itu sedang tidur dan pada akhirnya terbangun akibat adanya suara pertengkaran dari pihak nasabah dan koperasi.

“Waktu istirahat saya terganggu, makanya saat menjumpai di lokasi, saya tanya apakah ada izin mereka masuk Desa Panyabungan Tonga larut malam, mereka jawab ada dari Kepala Desa setempat. Ya, saya jawab, saya Kadesnya, mana ada kalian minta izin sama saya,” ungkapnya.

Syamsir juga mengatakan, pihak nasabah koperasi sudah berjanji ke karyawan koperasi akan membayar cicilan esok harinya, namun pihak koperasi tetap ngotot dan tidak mau meninggalkan lokasi.

“Sudah beberapa kali dibilang warga saya itu (Nasabah), besok akan dibayar karena malam itu belum ada uangnya. Pihak koperasi tetap ngotot,” jelasnya.

Sebelumnya, viral video karyawan koperasi Bina Artha dipukul oknum Kepala Desa Panyabungan Tonga dan beberapa warga lainnya saat menagih hutang nasabah. Peristiwa ini terjadi pada, Rabu (10/10/2024) malam.

Dilihat, oknum Kades saat kejadian mengenakan pakaian kemeja abu abu sambil merokok. Kades dalam video menendang seorang karyawan koperasi hingga mengancam memukul berkali kali. (FAN)