MADINA – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) beserta anggota memperingati hari lahir ke 65 tahun PMII, bertempat di sekretariat, Jalan Willem Iskander Kelurahan Dalan Lidang, Panyabungan, Minggu (27/4/2025)
Kegiatan ini berjalan dengan sederhana dan semangat kebersamaan dengan tema “Silaturahim PMII Madina: Sinergi untuk Kemajuan Daerah”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang PMII dalam berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara.
Acara tersebut berlangsung khidmat dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Madina, Muhammad Ridwan Lubis, S.Pd.I., Ketua Pengurus Cabang Ikatan Keluarga Alumni (PC IKA PMII) Madina, Drs. H. Muhammad Idris Batubara, serta para kader aktif dan alumni yang memperkuat spirit kebersamaan dalam peringatan ini.
Sejak didirikan pada 17 April 1960, PMII terus hadir sebagai salah satu pilar perjuangan mahasiswa Islam di Indonesia. Di Mandailing Natal, PMII resmi berdiri pada 2003 dan selama lebih dari dua dekade, organisasi ini telah menjadi bagian penting dalam dinamika sosial dan perubahan di daerah.
Ketua PMII Madina, Abdul Rahman Hasibuan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia PMII yang kian matang menjadi simbol kekuatan, tanpa mengurangi semangat muda para kader.
“Jika diibaratkan manusia, usia PMII saat ini telah dewasa. Namun, semangat sahabat-sahabat tetap membara, penuh energi dan idealisme. Kehadiran kita hari ini adalah bukti bahwa perjuangan PMII tetap hidup dan terus menyala,” ujar Rahman.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjaga integritas, memperkuat idealisme, serta menjadi agen perubahan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
“PMII harus menjadi mitra strategis yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah yang kita cintai,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Mabincab PMII Madina, Muhammad Ridwan Lubis, dalam pesannya mengingatkan pentingnya kader PMII untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas diri.
“Kalau kita ingin PMII semakin maju, maka kader-kadernya harus terus mengasah ilmu dan kualitas diri. Bersyukurlah menjadi bagian dari generasi muda Nahdlatul Ulama melalui PMII,” tutur Ridwan.
Ia menekankan bahwa PMII bukan hanya tempat berorganisasi, tetapi juga ruang pembelajaran untuk mematangkan diri, baik secara akademik maupun karakter.
Apresiasi serupa datang dari Ketua PC IKA PMII Madina, Drs. H. Muhammad Idris Batubara. Ia menyatakan kekagumannya atas kedisiplinan dan semangat para kader.
“Saya sangat mengapresiasi acara ini. Baru kali ini, sejak saya tinggal di Mandailing Natal, saya melihat sebuah acara dimulai tepat waktu,” ujarnya, disambut aplus dari yang hadir.
Apresiasi tersebut menjadi energi tambahan bagi kader PMII Madina untuk terus menjaga profesionalisme, kedisiplinan, dan semangat juang, mengokohkan PMII sebagai rumah besar bagi generasi muda Islam yang progresif dan visioner. (MRL/Rel)












