Desember 7, 2022

MADINA, Mohga – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Madina Abdul Hamid Nasution menyebut ada 5 orang pejabat yang mendaftar seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Madina.

Setelah dilakukan seleksi administrasi, 4 orang dinyatakan lulus untuk tahapan berikutnya yakni; Alamulhaq Daulay yang saat ini menjabat sebagai Penjabat Sekda. Kemudian Parlin Lubis saat ini menjabat kepala dinas perdagangan, lalu Ahmad Faisal saat ini menjabat kepala dinas penanaman modal perizinan terpadu satu pintu. Dan Muhammad Daud Batubara saat ini menjabat ataf ahli bidang pemerintahan dan hukum. Sementara 1 orang yang gagal seleksi administrasi yaitu Muktar Affandi saat ini menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UKM

Muhammad Daud Batubara diketahui merupakan sepupu eks Bupati Madina H. Muhammad Hidayat Batubara. Daud Batubara juga pernah menjabat sebagai Sekda Madina depenitif di masa pemerintahan Hidayat Batubara dan Dahlan Hasan Nasution.

Abdul Hamid mengatakan kelulusan administrasi para calon merujuk pada Permenpan-RB nomor 15 tahun 2019 tentang pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka dan kompetitif di lingkungan instansi pemerintah.

Beberapa poin yang terkandung dalam aturan Kemenpan-RB tentang persahabatan calon diantaranya; Memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah sarjana atau diploma IV; Memiliki kompetensi tekhnis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural sesuai standar kompetensi jabatan yang ditetapkan.

Selanjutnya, memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang akan menduduki secara kumulatif paling kurang selama lima tahun; Sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau JF jenjang ahli madya paling singkat lima tahun; Memiliki rekam jejak jabatan integritas dan moralitas yang baik; Usia paling tinggi 56 tahun dan sehat jasmani dan rohani.

“Sudah kita umumkan melalui website resmi Pemkab Madina, begitu juga di papan informasi. Empat calon dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan selanjutnya yakni test kompetensi,” katanya, Selasa (22/11/2022).

Hamid juga menegaskan tidak ada intervensi dari Bupati Madina HM Ja’far Sukhairi Nasution dalam pelaksanaan seleksi jabatan sekda ini

“Bupati dalam hal ini tidak pernah mengintervensi. Ini murni sesuai dengan hasil seleksi administrasi. Saya selalu Kordinasi dengan tim panitia seleksi, kalau dengan Bupati belum ada sama sekali,” jelasnya. (MN-08)