Rencana Perkebunan Pisang Mas di Mandailing Natal

0
418
Kunjungan Pemerintah Kabupaten Madina ke perkebunan pisang Mas di Lampung

MohgaNews|Madina – Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengunjungi perkebunan pisang Mas di Dusun Sailing, Pekon Sumbermulyo, Kecamatan Sumberejo, Tanggamus, Lampung, baru-baru ini.
Perkebunan ini binaan sekaligus mitra dari PT Great Giant Pineapple (GGP)
Selain kepala dinas pertanian Madina, Taufik Zulhandra Ritonga, ikut hadir dalam kunjungan tersebut Kadis Pertanahan Ahmad Faizal dan Kadis PMPPTSP, Parlin Lubis

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari metode penanaman pisang mas dan sistem kemitraan antara kelompok tani dengan perusahaan sehingga dapat dicontoh dan diterapkan di Kabupaten Madina.

Hasil produksi pisang dari perkebunan ini telah diakui kualitasnya sehingga telah melejit ke pasar Internasional.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal, Taufik Zulhandra Ritonga kepada wartawan menyampaikan, konsep kolaborasi petani dan kelompok usaha melalui Koperasi Usaha Tani dengan perusahaan ini nantinya akan diterapkan di Madina.

Salah satunya adalah dengan membuat demplot yang dibuat oleh perusahaan sendiri yang kemudian dikembangkan kemasyarakat.

“Masyarakat nanti akan dibina dan diajari menanam pisang sendiri. Bibitnya juga akan diberikan, dan hasilnya ditampung,” katanya.

Ia menyebutkan, salah satu kabupaten yang akan mendapat kerjasama dengan PT. GGP tersebut adalah Kabupaten Madina. Untuk itu, ia mengucapkan terimakasih kepada Menko Perekonomian, Darmin Nasution yang telah memberikan dukungan sehingga Madina mendapat kerjasama dengan perusahaan tersebut

“Atas dukungan bapak Menko Perekonomian, Kabupaten Mandailing Natal merupakan salah satu kabupaten yang mendapat kerjasama dengan perusahaan itu,” ujarnya

Dalam peninjauan kebun pisang Mas di Lampung itu, turut hadir beberapa pejabat dari Kemenko Perekonomian RI seperti, asisten Deputi Agrobisnis Yuli Sri Wilanti, Asisten Deputi Perkebunan dan Hortikultura Wahyu Nurcahyo, Asisten Deputi Perkembangan Industri Sonny Wibisono, Direktur Buah dan Hortikultura Liferdi Lukman dan Direktur Fasilitas Kepabeanan Tatang Yuliono.

Sedangkan perwakilan dari 10 kabupaten/kota dari seluruh Indonesia dihadiri oleh Kabupaten Bandar Meriah Provinsi Aceh, Kabupaten Mandaling Natal Provinsi Sumatra Utara, Kabupaten Hubang Hasudutan Provinsi Sumatra Utara, Kabupaten Lingga Provinsi Riau, Kabupaten Blitar, Madiun, Magetan, Nganjuk, Bondowoso, Ponorogo dan Pacitan Provinsi Jawa Timur. (MN-01)