Pengeroyok Wartawan Lempar Isu Pemerasan, PWI Bentuk Tim Pencari Fakta

PANYABUNGAN, – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membentuk tim investigasi atas isu yang ditudingkan kelompok tersangka pengeroyokan wartawan kepada korban, Jeffry Barata Lubis.

Ketua PWI Kabupaten Madina, Muhammad Ridwan Lubis didampingi Sekretaris, Abdul Holik dan Bendahara, Zamharir Rangkuti beserta pengurus lainnya mengatakan, PWI telah membentuk tim pencari fakta atas tudingan isu pemerasan tersebut. Dalam tim ini, pihaknya juga memasukkan beberapa orang praktisi hukum.

“Kami telah membentuk tim pencari fakta, untuk mengumpulan data dan fakta soal isu pemerasan. Kami beri waktu seminggu tim ini bekerja,” kata Ridwan di Kantor PWI Madina, Jalan Willem Iskandar, Panyabungan, Jumat (25/3/2022)

Ridwan juga menambahkan hasil dari tim investigasi ini juga akan disampaikan ke media. Jika hasil tim ini mengungkapkan bahwa ada unsur pemerasan, maka PWI Madina siap memberikan sanksi kepada JBL. Namun jika hasilnya tidak terbukti, maka PWI Madina meminta agar Ketua Tim Kuasa Hukum Pelaku Pengeroyokan Wartawan, Reza Nasution, SH untuk menarik semua tuduhannya kepada JBL.

“Apapun hasilnya nanti kita akan tindak lanjuti. Jika memang terbukti, pasti akan ada sanksi yang kami berikan kepada JBL. Namun, jika tidak terbukti maka Bapak Reza Nasution harus tarik pernyataannya segera. Jika tidak kami juga akan mengambil langkah hukum atas tuduhan itu,” ungkap Ridwan.

Ridwan menambahkan hasil tim ini juga nantinya akan kami serahkan kepada PWI Sumut dan PWI Pusat di Jakarta. Sehingga hasil dari tim investigasi ini dapat menjadi acuan dalam pengungkapan fakta-fakta dalam kasus pengeroyokan wartawan di Madina. (MN-08)