MADINA – Memasuki libur sekolah Pemerintah Desa Pasar Laru memasilitasi anak-anak untuk bermain Traditional Game atau permainan tradisional dan perlengkapan pengembangan minat bakat, Minggu (29/6/2025).
Sekretaris Desa Pasar Laru, Muhammad Rifai mengatakan, libur sekolah merupakan waktu yang tepat untuk memberikan perhatian ekstra kepada anak-anaknya untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan kualitas waktu bersama, mengajarkan nilai-nilai dan meningkatkan kreativitas.
Salah satu kekhawatiran saat libur sekolah adalah bebasnya waktu anak-anak untuk bermain gadget (gawai) yang bisa saja membuat anak ketergantungan terhadap gadget. Oleh karena itu Pemerintah Desa Pasar Laru bersinergi untuk memberikan ruang dan fasilitas anak untuk bermain dan mengembangkan bakat anak serta memberikan Makanan Tambahan bergizi.
Rifai menyebut anak-anak Desa Pasar Laru sudah terbiasa dengan permainan tradisional terlihat anak-anak sangat antusias untuk berkumpul dan bermain bersama.
“Alhamdulillah anak-anak sudah mulai antusias untuk mengisi Hari libur dengan bermain permainan tradisional, terlihat pagi hari anak-anak sudah ramai berkumandang untuk bermain bersama” ujarnya.
Untuk mengurangi kejenuhan dan kebosanan anak-anak yang sedang bermain, Muhamad Rifai juga menjelaskan bahwa kegiatan wisata permainan leluhur (witapermainur) dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemdes pasar Laru memberikan Fasilitas membuat kerajinan Tangan.
“Untuk mengurangi kebosanan dan kejenuhan anak-anak yang sedang bermain kita memberikan perlengkapan membuat kerajinan tangan seperti gantungan kunci dan jepitan rambut,” tutupnya. (SDL)






