MADINA – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memberikan dukungan penuh kepada Satres Narkoba Polres Madina untuk mengembangkan kasus pengungkapan pengedar sabu di Desa Sidojadi, Kecamatan Bukit Malintang.
Ketua PDPM Madina, Syahdenan Harahap, menilai penangkapan pengedar sabu tersebut merupakan pintu masuk strategis bagi Polres Madina untuk memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya, termasuk mengejar bandar yang lebih besar.
“Kita melihat ada indikasi keterlibatan oknum atau kelompok yang menjadi pemodal maupun bandar di balik pengungkapan pengedar narkoba di Sidojadi oleh Polsek Siabu baru-baru ini,” ujar Syahdenan kepada media, Kamis (14/5/2026).
Syahdenan juga menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja Kapolsek Siabu, Iptu Ahmad Juli Nasution, beserta personel yang terlibat dalam penangkapan pengedar kelas kakap tersebut. Ia berpendapat bahwa Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandy, layak memberikan penghargaan kepada jajaran Polsek Siabu atas keberhasilan ini.
“Pengungkapan sabu dalam jumlah besar seperti ini merupakan kejadian yang luar biasa di Madina. Hal ini harus menjadi perhatian serius agar kedepannya pengungkapan dapat berkesinambungan hingga menyentuh jaringan yang lebih besar,” tegasnya.
Sebagai putra daerah, Syahdenan meminta agar jaringan narkoba di wilayah hukum Polsek Siabu diberantas habis tanpa pandang bulu dan bebas dari kepentingan apapun.
“Narkoba sudah jelas merusak generasi bangsa. Oleh karena itu, kita harus menyatakan bahwa narkoba adalah musuh bersama yang wajib diberantas sampai tuntas,” tambahnya.
Sebelumnya, Kapolsek Siabu Iptu Ahmad Juli telah membenarkan adanya pengungkapan kasus narkoba jenis sabu dan ganja di wilayah hukumnya. Ia mengonfirmasi bahwa barang bukti jenis sabu yang disita dalam operasi tersebut berjumlah cukup besar. (FAN)












