MADINA, Mohga – Dinas Kesehatan Kota Padang Sidempuan turun menemui korban banjir sekaligus menyerahkan bantuan obat-obatan
Sementara BPBD Kota Padang Sidempuan turun melakukan survey ke hulu sungai Aek Aloban Pasca banjir, Selasa (21/02/23).
Kadis Kesehatan Balyan MKes menyampaikan Dinas Kesehatan turun kelapangan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat korban banjir.
“Bantuan pelayanan yang diberikan kepada warga masyarakat dampak banjir berupa pelayanan dasar kesehatan, seperti demam, batuk dan luka luka akibat pembersihan pekarangan. Selain itu, kami juga mendirikanposko kesehatan seperti di Desa Manegen dan Desa Goti. Sejauh ini tidak ada warga yang menimbulkan sakit atau luka yang menghawatirkan, hanya saja warga terserang demam dan batuk dikarenakan cuaca hujan dan permukiman yang lembab,” ujarnya.
Balyan pun berharap kepada warga masyarakat kota Padang Sidempuan supaya tetap menjaga kesehatan melalui pembersihan pekarangan. Kemudian jika ada gejala yang menggangu kesehatan supaya datang ke posko kesehatan dan berkonsultasi untuk mendapat pelayanan yang selayaknya.
Saat ini Dinas Kesehatan membuka posko kesehatan gratis sampai tanggal 22 Februari 2023 di Desa Goti, dan setelah itu, bagi warga masyarakat korban banjir yang masih ingin berobat bisa langsung datang ke Puskesmas Pijorkoling.
Terpisah, BPBD Kota Padang Sidempuan melakukan kegiatan survei ke hulu sungai Aek Aloban Pasca banjir untuk mencari penyebab banjir sekaligus membersihkan pohon pohon yang tumbang dikarenakan erosi di sepanjang aliran sungai Aek Aloban.
Kaban BPBD Kota Padang Sidempuan melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bardansyah Siregar yang dihubungi menjelaskan bahwa survei ini untuk melihat penyebab banjir yang terjadi di Desa Manegen dan Goti.
“Kita dari BPBD melakukan tinjauan ke lokasi penyebab banjir di Desa Manegen dan Desa Goti, sekaligus pembersihan pohon – pohon yang tumbang di sepanjang aliran sungai Aek Aloban akibat erosi dan juga pembersihan sampah sampah di aliran sungai tersebut. Pembersihan ini kita laksanakan bersama masyarakat sebagai langkah untuk mencegah banjir susulan,” jelasnya.
Sebelumnya, dihari pertama musibah banjir BPBD Kota Padang Sidempuan telah mendirikan dapur umum di lokasi banjir tersebut untuk menyiapkan makanan bagi warga korban banjir. (MN-15/rel)






